Jadwal Kapal
Jadwal Kapal Pelni Bima - Denpasar Februari 2025: KM Lawit dan KM Binaiya Tanpa Transit
Bulan Februari ini ada tiga keberangkatan kapal Bima - Denpasar dengan KM Binaiya dan KM Lawit.
Penulis: Fitriana | Editor: Andriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KM-Binaiya-iya-iya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Simak jadwal kapal Pelni Bima - Denpasar untuk bulan Februari 2025.
Mengutip laman Pelni.co.id, ada tiga keberangkatan kapal Bima - Denpasar dengan KM Binaiya dan KM Lawit.
Harga tiket kapal rute Bima - Denpasar Rp 224.500 untuk dewasa dan Rp 24.900 untuk bayi.
Pemesananan tiket dan informasi selengkapnya, cek di laman Pelni.co.id.
Berikut jadwal Bima - Denpasar Februari 2025 selengkapnya!
1. KM Binaiya berangkat Selasa, 11 Februari 2025
Perjalanan KM Binaiya berlangsung selama 23 jam tanpa transit.
Berangkat dari Bima Selasa (11/2/2025) pukul 15.00, KM Binaiya tiba di Denpasar Rabu (12/2/2025) pukul 14.00.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Denpasar - Bima Februari 2025: KM Binaiya, KM Leuser, dan KM Lawit Tanpa Transit
2. KM Binaiya berangkat Sabtu, 22 Februari 2025
Perjalanan KM Binaiya berlangsung selama 23 jam tanpa transit.
Berangkat dari Bima Sabtu (22/2/2025) pukul 18.00, KM Binaiya tiba di Denpasar Minggu (23/2/2025) pukul 17.00.
3. KM Lawit berangkat Selasa, 25 Februari 2025
Perjalanan KM Lawit berlangsung selama 22 jam tanpa transit
Berangkat dari Bima Selasa (25/2/2025) pukul 06.00, KM Lawit tiba di Denpasar Rabu (26/2/2025) pukul 04.00.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Surabaya - Denpasar Februari 2025: KM Leuser dan KM Lawit Tanpa Transit
Syarat Perjalanan dengan Transportasi Laut
Berdasarkan SE Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 1 Tahun 2023 dan SE Kemenhub Nomor SE 15 Tahun 2023 yang berlaku mulai 12 Juni 2023.
1. Dianjurkan Vaksinasi booster kedua
Penumpang yang belum vaksin diperbolehkan membeli tiket dan berlayar, namun dianjurkan tetap melakukan vaksinasi Covid-19.
Penumpang yang belum vaksin diperbolehkan membeli tiket dan berlayar, namun dianjurkan untuk tetap melakukan Vaksinasi Covid-19 sampai dengan booster kedua atau dosis keempat terutama bagi masyarakat yang memiliki risiko tinggi penularan Covid-19.