Berita Kabupaten Boalemo
Polsek Tilamuta Gorontalo Amankan Belasan Meriam Spiritus, 7 Anak-anak Diberi Pembinaan
Polsek Tilamuta mengamankan belasan meriam spiritus atau dikenal dum-dum.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Personel-Polsek-Tilamuta-mengamankan-meriam-spiritus.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Polsek Tilamuta mengamankan belasan meriam spiritus atau dikenal dum-dum.
Dum-dum diketahui mengeluarkan suara yang bisa memekakkan telinga.
Sekitar tujuh anak-anak diberikan pembinaan oleh polisi di Polsek Tilamuta. Setelah itu mereka langsung dipulangkan ke rumah masing-masing.
Menurut Kapolsek Tilamuta, Iptu Dolvy Supratno, pengamanan meriam spiritus karena banyaknya laporan warga.
"Selain itu, mercon ini juga berbahaya, apalagi yang memainkannya kebanyakan adalah anak-anak," ungkapnya.
Dewasa ini, dum-dum kerap diminati kalangan anak-anak karena cara merakitnya yang terbilang mudah.
Bahan utamanya terbuat dari kaleng susu, perekat lak ban, botol plastik bekas, pemantik listrik dari korek api, dan spiritus sebagai bahan bakarnya.
Baca juga: Adhan Dambea Akan Berkantor di AD Center Setiap Sabtu-Minggu, Dengar Aspirasi Warga Kota Gorontalo
"Jadi cara kerjanya adalah kaleng dan botol pelastik ini disambungkan, terus dikasih spiritus sebagai bahan bakarnya kemudian dinyalakan dengan pemantik api," jelas Iptu Dolvy.
Pihak kepolisian mengharapakn peran orang tua dalam mencegah anak-anaknya bermain meriam spiritus. Terlebih sekarang bulan ramadhan kian dekat. Dum-dum akan kembali tren.
“Karena rata-rata mereka memainkannya di pinggir-pinggir jalan. Tindakan itu mengganggu pengguna jalan dan berbahaya," ujarnya.
Iptu Dolvy menyebut sudah banyak kecelakaan fatal dari penggunaan meriam spiritus ini.
Ada korban mengalami luka bakar hingga cacat seumur hidup akibat ledakan yang ditimbulkan. (*)