Pelantikan Gubernur Gorontalo
3 Kepala Daerah Terpilih di Provinsi Gorontalo Batal Dilantik Presiden Prabowo pada 6 Februari 2025
Padahal pelantikan tersebut disepakati setelah Komisi II DPR bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, serta penyelenggara Pemilu
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelantikan-kepala-daerah-di-Gorontalo-tertunda-sebelumnya-dijadwalkan-pada-6-Februari-2025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebanyak 3 kepala daerah terpilih di Provinsi Gorontalo batal dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta.
Padahal pelantikan tersebut disepakati setelah Komisi II DPR bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, serta penyelenggara Pemilu (KPU, Bawaslu, dan DKPP).
Penetapan tanggal pelantikan bahkan sudah dibahas dalam rapat yang digelar pada 22 Januari 2025.
Dikutip dari Kompas.id, pelantikan diundur dari yang awalnya direncanakan 6 Februari 2025, lantaran menunggu putusan dismissal Mahkaman Konstitusi (MK).
Sebelumnya diketahui, ada 310 perkara pemilihan kepala daerah yang tengah dibahas oleh MK.
Terhadap hal itu, Komisi II DPR akan meminta kejelasan mengenai jadwal pelantikan kepala daerah kepada Kementerian Dalam Negeri pada hari ini Senin (3/2/2025).
Sebelumnya, Jumat (31/1/2025), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, penundaan pelantikan kepala daerah ini dilakukan setelah ada informasi dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait jadwal sidang dismissal terhadap permohonan sengketa pilkada.
Sidang tersebut bakal berlangsung pada 4-5 Februari 2025 atau lebih cepat dari rencana sebelumnya pada 11-13 Februari.
Setelah mendengarkan masukan dari sejumlah pihak, pemerintah kemudian memutuskan menunggu putusan dismissal tersebut dengan alasan untuk memperbanyak kepala daerah yang dilantik serentak.
Adapun tiga kepala daerah di Gorontalo terpilih yang sebelumnya dijadwalkan dilantik pada 6 Februari 2025 ini yakni:
• Gusnar Ismail dan Idah Syahidah, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo terpilih.
• Sofyan Puhi dan Tonny Yunus, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo
• Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Boalemo
Sementara itu, masih ada empat wilayah di Provinsi Gorontalo yang menghadapi gugatan hasil Pilkada Gorontalo di MK.
• Hasil Pilkada Kota Gorontalo yang dimenangkan oleh Adhan Dambea dan Indra Gobel digugat oleh Ryan Kono dan Charles Budi Doku.
• Hasil Pilkada Bone Bolango yang dimenangkan oleh Ismed Mile dan Risman Tolingguhu digugat oleh Merlan Uloli dan Syamsu Botutihe.
• Hasil Pilkada Gorontalo Utara yang dimenangkan oleh Roni Imran-Ramdhan Mapaliey didugat oleh Thariq Modanggu dan Nurjana Hasan Yusuf.
• Hasil Pilkada Pohuwato yang dimenangkan Saipul Mbuinga dan Iwan Adam digugat oleh Yusri M. Helingo dan Fatmawaty Syarif.
Dipertanyakan
Wakil Ketua Komisi II Dede Yusuf mengaku masih mempertanyakan langkah Kemendagri yang memutuskan rencana pelantikan kepala daerah pada 6 Februari 2025 batal diwujudkan akibat menunggu putusan dismissal terhadap 310 perkara pilkada yang tengah dibahas oleh MK.
Opsi yang sudah dibahas dalam rapat sebelumnya bersama Komisi II akan otomatis dirombak karena pelantikan pada 6 Februari batal dilakukan.
Untuk itu, ia mengaku baru bisa menyampaikan pandangannya baik secara pribadi maupun mewakili fraksinya terkait pelantikan kepala daerah itu besok. ”Itu juga yang jadi pertanyaan kami,” kata Dede.
Dede menegaskan, nantinya dalam rapat bersama Kemendagri dan penyelenggara pemilu pada Senin (3/2/2025), Komisi II akan membahas ulang mengenai jadwal pelantikan kepala daerah sehingga semua pihak segera mendapat kepastian.
Namun, ia belum bisa menjamin apakah dalam rapat besok akan langsung menghasilkan keputusan ihwal pelantikan kepala daerah mulai dari skema pelantikan maupun jadwalnya.
”Jika ingin lakukan perubahan, sebaiknya pemerintah lakukan konsultasi ke DPR lagi,” kata Dede Yusuf.(*)
| Isi Dokumen yang Diserahkan Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu ke Gubernur Semenit Dilantik |
|
|---|
| Masa Jabatan Penjabat Gubernur Gorontalo Berakhir, Rudy Salahuddin Jalani Proses Adat Modepito |
|
|---|
| Pesan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail: Jangan Ada Lagi Rivalitas Politik |
|
|---|
| Profil Idah Syahidah Rusli Habibie, Wakil Gubernur Gorontalo Perempuan Pertama yang Telah Dilantik |
|
|---|
| Sambutan Terakhir Pj Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin Sebelum Serah Terima Jabatan |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.