Berita Viral
Seorang Wanita di Mamuju Mengamuk dan Melukai Pacarnya Gegara Tak Kunjung Dinikahi
Seorang wanita berinisial AB di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, mengamuk dan melukai pacarnya, Rian, dengan badik karena kesal tidak kunjung dilamar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dfhdytydgygdhgysdhgf.jpg)
Rian sudah melaporkan kejadian itu keSentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Mamuju Tengah.
Rian mengatakan AB marah karena masalah asmara dan utang piutang. Menurut Rian, AB sudah meminta agar dia segera menikahinya. Namun Rian mengaku belum memiliki uang untuk menikahi AB.
"Dia mengamuk karena saya bahas masalah utang di koperasi. Terus dia bilang ‘saya sering kasih kamu uang’, tetapi saya bilang saya tidak pernah pakai uangmu. Setelah itu dia mengamuk," kata Rian saat diperiksa polisi, Jumat (24/1/2025).
Rian mengaku diserang dengan parang yang sudah di balik oleh AB, sehingga sisi tumpul parang itu mengenai kakinya.
"Saya sengaja diserang pakai parang, karena awalnya dia balik parangnya setelah dia arahkan ke saya parangnya, kemudian di balik sehingga saya terkena sabetan di bagian kaki," ujarnya.
Baca juga: Diduga Selundupkan Kokain, Radja Nainggolan Ditangkap Polisi
Sementara itu Kanit SPKT Polres Mamuju Tengah (Mateng) Bripka Yusriady mengatakan pihaknya telah menerima laporan Rian dan sedang didalami.
"Berdasarkan video yang telah diperlihatkan oleh Rian, kami telah melakukan pengaduannya, kemudian nantinya kami akan serahkan kasus ini kepada anggota Reskrim Polres Mateng," ujarnya.
Menurutnya Rian tidak hanya luka, tetapi perabotan rumah tangganya juga rusak akibat ulah pelaku.
"Selain mengalami luka, sejumlah perabotan rumah korban juga rusak akibat dirusak pelaku,” ujar Yusriady terkait kasus wanita serang pacar di Mamuju Tengah.
Kanit SPKT Polres Mamuju Tengah, Yusriandi, mengatakan bahwa kasus ini sedang ditangani. Polisi telah memeriksa saksi-saksi, termasuk korban dan pelaku.
"Laporan kasusnya sedang ditangani pihak penyidik," ujar Yusriandi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com