Sabtu, 7 Maret 2026

HOAKS di Gorontalo

Hoaks Pengrusakan Polsek Popayato Gorontalo, Aslinya Kejadian di Jambi

Namun, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro, memastikan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Hoaks Pengrusakan Polsek Popayato Gorontalo, Aslinya Kejadian di Jambi
TribunJambi
KANTOR POLSEK DIRUSAK - Kondisi terkini Polsek Kumpeh di Muaro Jambi usai diserang warga pada Kamis dini hari (5/9/2024), barang-barang hancur, kaca berserakan. Beredar hoaks ada pengusakan kantor polsek di Pohuwato Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, GorontaloBeredar luas di media sosial informasi mengenai dugaan pengrusakan Polsek Popayato Barat, Gorontalo, yang memicu keresahan masyarakat setempat.

Namun, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro, memastikan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.

Peristiwa sebenarnya terjadi di Polsek Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, pada September 2024 lalu.

“Kami memastikan bahwa Polsek Popayato Barat kondusif, dan tidak ada perusakan seperti yang diberitakan. Informasi yang beredar itu tidak benar. Kami mengimbau masyarakat untuk bijak menerima dan menyebarkan informasi,” kata Kombes Desmont dalam konferensi pers pada Selasa (28/1/2025).

Lebih lanjut, Kombes Desmont menjelaskan bahwa sekelompok masyarakat memang sempat mendatangi Polsek Popayato Barat pada Senin malam (27/1/2025).

Kedatangan mereka bertujuan untuk bertemu dengan Kapolsek dan menanyakan masalah penertiban tambang. Tidak ada tindakan anarkis yang terjadi dalam pertemuan tersebut.

“Sebagian masyarakat yang datang diketahui dalam pengaruh alkohol. Mereka telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Polres Pohuwato,” tambahnya.

Menurut informasi yang dikonfirmasi, pengrusakan kantor polisi yang viral sebenarnya terjadi di Polsek Kumpeh, Jambi, pada 5 September 2024.

Insiden tersebut dipicu oleh kemarahan warga atas kematian seorang tahanan yang diduga bunuh diri di dalam sel.

Kantor polisi di Jambi tersebut mengalami kerusakan parah, termasuk kaca pecah, furnitur terbalik, dan televisi yang hancur.

Pihak Polda Gorontalo menegaskan bahwa penyebaran hoaks semacam ini berpotensi memicu keresahan masyarakat.

Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar. Polsek Popayato Barat tetap dalam kondisi aman dan terkendali,” pungkas Kombes Desmont.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat membedakan fakta dan hoaks untuk menjaga keamanan serta solidaritas di wilayah masing-masing.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved