Berita Viral
Anak ASN Kemenkumham Viral Gegara Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Jakarta Barat
Seorang anak Aparatur Sipil Negara (ASN) menabrak pejalan kaki. pasalnya pejalan kaki yang ditabraknya tewas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ucuuu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang anak Aparatur Sipil Negara (ASN) menabrak pejalan kaki.
Anak ini pun menjadi sorotan publik, pasalnya pejalan kaki yang ditabraknya tewas.
Ditambah lagi, penabrak langsung melarikan diri.
Alhasil, sang ayah dari anak penabrak tersebut kena imbas.
Dilansir dari TribunMedan.com, Anak ANS inisial MSK (24) yang mengemudi Toyota Innova ini telah ditahan untuk diproses lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto mengatakan kejadian bermula ketika kendaraan dinas yang dikemudikan MSK (23) melaju dari arah Utara ke Selatan.
Sesampainya di lokasi sekitar pukul 01.30, pelaku MSK kemudian menabrak seseorang berinisial TR (25) yang sedang menurunkan barang di sisi jalan.
TR (26), salah satu korban kecelakaan mobil yang terjadi di Jalan Palmerah Barat, meninggal pada Selasa (21/1/2025) sore setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Pelni.
Perutnya mengalami luka robek setelah ditabrak oleh kendaraan yang dikemudikan anak dari ASN Kementerian Pertahanan (Kemenhan) itu.
"Sesampainya di dekat Pasar Bintang Mas, (mobil MSK) menabrak orang saudara Teguh Ramadhan yang sedang berdiri di pinggir jalan selesai menurunkan barang," ujarnya kepada wartawan.
Setelah itu, MSK kabur dan berbelok ke Jalan Palmerah Barat Raya.
Ia kembali menabrak kendaraan sepeda motor yang dikemudikan TN (22).
Tidak berhenti, pelaku terus melajukan kendaraannya hingga ke dekat apotek.
Setibanya di lokasi itu pelaku akhirnya oleng dan menabrak kendaraan minibus Daihatsu dari arah lawan.
Akibat kejadian ini, Joko mengatakan pelaku mengalami luka memar di wajahnya.
Sementara untuk korban TR mengalami luka robek di perutnya, korban TN mendapat luka di tumitnya.
Kemudian pengemudi mobil Daihatsu, S (28) mendapat luka patah kaki di kaki kanan dan terakhir penumpang Daihatsu, MES (25) mengalami patah hidung.
Sanksi Sang Ayah
Anggota ASN Kementerian Pertahanan (Kemenhan), sekaligus ayah dari MSK (24) pengendara mobil pelat dinas tabrak sejumlah pejalan kaki di Jalan Palmerah Barat kini harus menerima sanksi.
Ayah MSK dilarang menggunakan pelat dinas Kemenhan lagi.
Hal itu merupakan bentuk sanksi administratif yang dijatuhkan kepada ayah MSK karena mobil dinasnya terlibat kecelakaan.
Adapun, MSK dengan ugal-ugalan mengendarai mobil pelat Kemhan 6504-00 menabrak empat orang pejalan kaki di Jalan Palmerah Barat pada Senin (21/1/2025), hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia setelah dirawat RS Pelni.
"PNS yang bersangkutan tidak akan mendapatkan pelat dinas pinjaman yang baru dan tidak akan disetujui bila mengajukan pelat dinas pinjaman kembali," kata Karo Infohan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Frega Wenas saat dihubungi, Jumat (24/1/2025).
Frega mengatakan, keputusan itu diambil setelah ayah MSK diperiksa oleh Biro Umum Kementerian Pertahanan.
Dari hasil pemeriksaan ditemukan fakta bahwa mobil berpelat dinas Kemenhan itu dipinjam putra MSK tanpa izin dari orangtuanya.
"PNS yang bersangkutan juga sudah diperiksa Biro Umum dan mendapatkan sanksi administrasi serta pencabutan hak peminjaman nomor dinas Kemenhan," tambah Frega.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunMedan.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.