Berita Viral
Video Rekaman Suara Diduga Menteri Dikti Satryo Soemantri Marahi Staff
Beredar rekaman suara diduga Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri memarahi staf di rumah dinasnya.
TRIBUNGORONTALO.COM-Beredar rekaman suara diduga Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri memarahi staf di rumah dinasnya.
Ia bahkan melakukan tindak kekerasan berupa pemukulan hingga pelemparan barang.
Dalam rekaman suara yang diterima Tribunnews, dinarasikan bahwa Satryo Soemantri melakukan kekerasan terhadap seorang pekerja yang dianggap melakukan kesalahan.
Dalam video berdurasi 3 menit itu terdengar suara nada tinggi diduga Satryo marah-marah.
Bahkan terdengar suara pemukulan dan pelemparan barang.
Tak sampai disitu, terdengar suara korban sampai minta ampun berulang kali.
Kejadian ini berlangsung di rumah dinas Mendiktisaintek, di Komplek Widya Chandra.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 24 Kurikulum Merdeka: Kegiatan 10, Kohesi & Koherensi
Tak diketahui pasti kapan kekerasan itu dan kesalahan apa yang dilakukan oleh staf.
Namun demikian beredarnya rekaman ini terjadi saat ratusan pegawai ASN mendemo Menteri Satryo di depan kantornya pada Senin (20/1) pagi.
Mereka memprotes sikap Menteri Dikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro yang dinilai arogan.
Dalam spanduk yang mereka bawa, para pegawai menuliskan bahwa Satryo memiliki kepribadian yang sering marah.
Bahkan Diduga menampar dan memecat pegawainya.
Satryo dikenal sebagai ilmuwan yang sudah menerbitkan puluhan karya tulis ilmiah.
Oktober 2024 lalu, ia dilantik Presiden Prabowo sebagai Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi.
Sejumlah akun X menduga, Menteri Satryo Soemantri melakukan aksi tercela pada seorang staf, karena terdengar suara benturan benda keras di dalam rekaman.
Rekaman suara tersebut tersebar setelah Menteri Satryo Soemantri didemo oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di depan kantor Kemendiktisaintek, Jakarta pada Senin (20/1/2025).
Baca juga: Lirik Lagu Usik - Feby Putri
Baca juga: Lirik Lagu Avalon - Travis
Isi Lengkap Rekaman Diduga Satryo Soemantri Marahi Staf
X: “Ngomong doang kamu,” suara pria diduga Prof Satryo.
Y: “Mohon maaf saya pak. Demi Allah pak. Mohon maaf saya pak," jawab pria diduga pegawai Kemendikti Saintek.
X: “Monyet,”
Y: “Iya, mohon maaf sekali lagi pak.”
(Terdengar suara seperti benda yang dilempar dengan keras)
X: “Sengaja, membuat rumah ini nggak ada air? Tadi air hidup, kok tiba-tiba mati. Ulah si Ricky. Kamu diem aja? Nggak tanggung jawab sama sekali.”
Y: “Maafin saya pak,” pegawai.
X: "Kamu salah ngaku salah, sengaja kan kamu? Sengaja dong."
Y: "Nggak sengaja Pak. Saya ngurus istri saya dulu pak."
X: "Terus katanya gimana kamu mau selesaiin rumah ini?”
Y: "Kata Ricky sih katanya udah kelar pak."
X: “Oh, tukang bohong kok kamu gimana sih.”
Y: “Saya baru tahu pak."
X: “Halah, kamu pura-pura aja.”
Y: “Kata Ricky udah aman."
X: “Mana aman?”
Y: "Saya menelepon Mbak Bella katanya udah aman, kata Ricky aman."
X: "Loh kalian pulang airnya mati kan?"
Y: "Saya kurang tahu pak. Saya tahu pak ini kesalahan tim saya pak.”
X: “Apa salah kamu."
Y: “Saya enggak damping tim saya ke sini."
X: “Kenapa?”
Y: “Karena saya masih dibutuhin sama istri. Istri habis dikuret, habis dijahit pak, belum kering. Saya jagain anak. Kesalahan saya, saya enggak damping Ricky buat bantu pengurasan."
X: “Kenapa Ricky tadi bikin rusak semua."
Y: “Saya sih diinfo sama dia, dia bilang katanya airnya kotor banget makanya dikuras sama dia pak. Karena yang hubungin Ricky juga bukan saya pak. Dia dihubungin sama Bella. Bella segan sama saya (karena) saya masih ngurusin anak."
X: “Tapi dia (Ricky) anak buah kamu kan?”
Y: “Iya anak buah saya, makanya kesalahan saya, enggak sempat dampingin, karena saya ngurusin istri saya pak."
X: “Kamu sengaja (suara tidak terdengar jelas). Ini kalau ada orang sekret enggak hidup nih. Kamu kerjanya apa sih!”
(kembali terdengar suara benda dibanting sepanjang percakapan)
Y: “Mohon maaf pak, saya enggak sempat nemenin. Ampun pak, ampun pak, maaf ya pak."
X: “Kurang ajar kamu! Kenapa tadi Ricky pulang?”
Y: “Dia pulang katanya pak”
X: “Kemudian rumah ini dibiarin tidak ada air?”
Y: “Maaf pak."
X: “Lu sengaja ya bikin air rumah mati, iya kan!”
Y: “Enggak pak, enggak sengaja. Saya enggak tahu tadi. Saat itu saya langsung…..” pegawai.
X: “Enggak tahu, engak tahu kamu! Saya telpon kamu tadi. Kasih tahu dia supaya jadi beres. Mana? Kamu enggak ngapa-ngapain."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.