Bule Nikah di Gorontalo

Viral! Bule Turki Nikahi Nou Gorontalo dengan Adat Lokal

Prosesi akad nikah hingga resepsi dilaksanakan pada Minggu (19/1/2025) dengan nuansa adat khas Gorontalo yang kental.

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Citizen Jurnalis
Muhammed Taha Koca bule Turki yang menikah dengan Nou Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Muhammed Taha Koca, pria asal Turki, resmi menikahi Yunita Mamuko, seorang wanita asli Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, Gorontalo.

Prosesi akad nikah hingga resepsi dilaksanakan pada Minggu (19/1/2025) dengan nuansa adat khas Gorontalo yang kental.

Momen sakral tersebut diwarnai dengan tradisi Gorontalo.

Pengantin pria bahkan mengenakan busana adat Gorontalo, menambah keunikan pernikahan mereka.

Baca juga: Apa Itu Ikan Coelacanth? Spesies Ditemukan Nelayan di Gorontalo Utara

Harry Gobel, sepupu Yunita menceritakan perjalanan cinta mereka yang bermula dari sebuah aplikasi penerjemah bahasa Inggris pada tahun 2019.

Setelah berkenalan secara virtual, Taha Koca dan Yunita bertemu pertama kali di Jakarta pada tahun 2023. 

Pada Agustus 2023, Taha Koca mengunjungi Gorontalo untuk pertama kalinya.

Kunjungan itu menjadi momen penting bagi kedua keluarga untuk saling mengenal lebih dekat.

Hingga akhirnya, pada Januari 2025, keduanya resmi menikah dengan restu keluarga.

Keputusan Yunita untuk mengikuti suaminya ke Turki sempat membuat keluarganya berat hati.

Namun, keyakinan yang sama di antara pasangan ini menjadi alasan utama keluarga memberikan izin. 

Saat ini, pasangan pengantin baru tersebut masih berada di Gorontalo untuk menikmati waktu bersama keluarga besar Yunita sebelum berangkat ke Turki.

Meski akan tinggal jauh, Yunita berjanji akan tetap menjaga hubungan erat dengan keluarganya di Gorontalo.

Pernikahan ini tidak hanya menyatukan dua hati, tetapi juga menjadi simbol harmonisasi budaya.

Muhammed Taha Koca, seorang pria dari Asia Barat, menemukan cinta sejatinya di Serambi Madinah, Gorontalo.

Kisah mereka menginspirasi banyak orang bahwa cinta bisa melintasi jarak, budaya, bahkan bahasa. (*/Jian)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved