Berita Viral
Oknum TNI Viral Gegara Ngamuk hingga Acungkan Senjata Api ke Tukang Parkir, Sempat Ada Suara Letusan
Oknum TNI ini membuat onar hingga ngamuk dan mengacungkan senjata api. Aksi arogannya pun menjadi sorotan publik.
Ada empat orang perwakilan Kodam IV/Diponegoro yang mendatangi rumah korban untuk meminta maaf dan memberikan santunan.
"Intinya mewakili pelaku untuk meminta maaf dan siap bertanggung jawab," tuturnya.
Baca juga: Guru SD Ini Viral, 20 Tahun Mengabdi Tapi Tak Pernah Lulus PPPK, Kalah Saing Sama Muridnya Sendiri
Dikonfirmasi terpisah Kapendam IV/Diponegoro, Letkol Inf Andy Soelistyo mengatakan istri pelaku mendatangi korban untuk meminta maaf.
Istri pelaku juga memberikan bantuan untuk pengobatan korban.
"Jadi istri pelaku datang memberikan bantuan kepada korban," tuturnya, Selasa (14/1/2025).
Tak hanya istri pelaku, Kodam IV/Diponegoro juga mengerahkan satu anggotanya untuk memonitor kondisi korban.
Anggota itu mendapat tugas membantu korban maupun keluarganya jika membutuhkan sesuatu.
"Intinya Kodam IV/Diponegoro tetap bertanggung jawab terhadap korban penusukan. Hal ini sesuai dengan perintah Pangdam IV/Diponegoro," tandasnya.
Sebelumnya, seperti diberitakan Tribun Jatim, oknum TNI mabuk menusuk dua warga di jalan.
Baca juga: Seorang Kiai Viral Karena Lakukan Aksi Bejat ke Dua Orang Santri di Nganjuk Jatim
Peristiwa itu terjadi tepatnya di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.
Diketahui, oknum TNI ini menusuk warga setelah menenggak miras.
Korban bernama Khoirul Muslimin dan Syarif Abdullah.
Sang pelaku pun kini telah diamankan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/5 atas perbuatannya tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara, Iptu Kumaidi, mengungkapkan, pihaknya sudah mengamankan pelaku penusukan.
"Sudah kami amankan, sudah kami limpahkan ke Denpom dan barang buktinya semua, untuk penanganan Denpom," kata dia melalui pesan WhatsApp pada Senin (13/1/2025).
Insiden penusukan terjadi saat kedua korban dan pelaku dalam pengaruh alkohol.
Baca juga: Viral Aksi Maling Terekam Camera CCTV Ambil Pakaian dalam Wanita
Menurut Kumaidi, Khoirul mengalami luka serius akibat penusukan tersebut.
"Pada mabuk, terus ketemu di jalan, infonya korban juga mabuk. Ini korban masih di rumah sakit, kondisinya masih lemah," jelasnya.
Setelah melakukan penusukan, pelaku sempat mengaku sebagai aparat dan melarikan diri pada Minggu sekitar pukul 03.00 WIB.
Namun, pada pagi harinya, pelaku menyerahkan diri ke Polsek.
Baca juga: Viral, Sekolah Minta Siswa Bayar Rp 2,6 Juta Buat Makan Gratis Para Guru, Orang Tua Tak Terima
"Satu oknum TNI diamankan, terus proses selanjutnya ke Denpom. Pelaku menyerahkan diri ke kantor tadi pagi," tambahnya.
Karena kasus ini melibatkan anggota TNI, seluruh proses pemeriksaan akan dilakukan oleh Denpom.
"Karena anggota TNI, jadi kita tidak boleh untuk pemeriksaan, kan harus dari Denpom. Kasusnya ditangani Denpom," tegas Kumaidi
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.