Berita Viral
Kades Diarak Warga Gara-gara Ketahuan Berduaan dengan Janda Padahal Beristri
Padahal, kades ini diketahui masih memiliki seorang istri. Karena itu, warga pun geram dan mengaraknya ke balai desa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-video-viral-kades-diarak-warga-gara-gara-ketahuan-berduaan-dengan-janda.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang kepala desa berinisial S diarak warga ke balai desa gara-gara berduaan dengan janda.
Padahal, kades ini diketahui masih memiliki seorang istri. Karena itu, warga pun geram dan mengaraknya ke balai desa.
Kejadian ini terekam dalam video yang menjadi viral di media sosial sejak Jumat malam lalu (17/1/2025).
Dalam video tersebut, terlihat ratusan warga memenuhi area balai desa, sementara petugas TNI dan polisi berjaga di lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Kades S dan M tampak dikelilingi warga yang meminta penjelasan atas dugaan hubungan gelap mereka.
Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIB, ketika warga menggerebek rumah yang diduga menjadi tempat tinggal bersama kades dan janda tersebut.
Warga meminta Kades S menunjukkan dokumen resmi pernikahannya dengan M.
Namun, Kades S hanya memberikan alasan bahwa surat pernikahan mereka masih dalam proses.
Warga yang tidak puas dengan jawaban tersebut memutuskan membawa keduanya ke balai desa untuk mendapatkan klarifikasi.
Dugaan Hubungan Gelap Hingga Kehamilan
Dilansir dari TribunBogor, warga Margoyoso mencurigai Kades S telah menjalin hubungan gelap dengan M selama hampir satu tahun.
Dugaan ini semakin kuat setelah diketahui bahwa M tengah mengandung.
Parahnya, menurut pengakuan warga, Kades S masih memiliki istri sah meskipun sudah pisah ranjang.
Nasib Kades S kini bergantung pada keputusan Inspektorat Daerah Kabupaten Pati.
Agus Eko Wibowo, Inspektur Daerah Kabupaten Pati, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Margoyoso, Moelyanto, untuk menyikapi laporan warga.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Camat dan mengirimkan surat kepada Pj Bupati Pati untuk tindak lanjut kasus ini," ujar Agus saat ditemui pada Sabtu (18/1/2025).
Menurut Agus, langkah awal penyelidikan telah dilakukan dengan mengumpulkan data dan keterangan dari berbagai pihak.
"Kami fokus pada pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). Setelah surat disposisi diterima, kami akan membentuk tim investigasi," tambahnya.
Sanksi yang akan diberikan kepada Kades S akan ditentukan setelah proses pemeriksaan selesai.
Kasus Serupa di Boyolali
Kejadian serupa juga pernah terjadi di Kecamatan Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, pada Jumat (6/12/2024).
Seorang kades berinisial SR digerebek warga setelah kedapatan berada di rumah seorang janda. Motor milik SR yang diparkir di tempat tersembunyi menjadi awal kecurigaan warga.
Setelah dilakukan penggerebekan, SR mengaku sudah menikah siri dengan sang janda. Namun, warga tidak puas karena pernikahan tersebut tidak diketahui masyarakat setempat.
Warga akhirnya meminta SR menikah kembali di hadapan mereka, bahkan dengan menghadirkan istri sah SR.
"Kami lakukan ini demi menjaga kondusifitas lingkungan. Sebagai seorang kepala desa, seharusnya dia memberikan contoh yang baik," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
SR sendiri membantah melakukan perzinahan. Ia mengklaim bahwa pernikahan siri tersebut sah secara agama, meski tidak diketahui oleh istri sahnya.
Setelah insiden itu, pernikahan ulang dilakukan di depan warga untuk meredakan situasi. (*)
| Viral! Dua Gadis Tunarungu Lolos Kerja di Matahari, Ternyata Saudari Kembar, Banjir Dukungan |
|
|---|
| Viral Curi Uang Pedagang Nasi Uduk, Pria di Bekasi Dibekuk Polisi |
|
|---|
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|
| Anak jadi Korban Kekerasan Pacar sang Ibu saat Check In di Hotel |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.