TNI AL Bunuh Warga
8 Fakta Oknum TNI AL Bunuh Wanita Muda Kesya Irena, Identitas Pelaku hingga 27 Kali Tikaman
Berikut 8 fakta dugaan pembunuhan dilakukan oknum TNI AL terhadap Kesya Irena Yola Lestaluhu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/oknum-TNI-AL-terhadap-Kesya-Irena-Yola-Lestaluhu-fff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Berikut 8 fakta dugaan pembunuhan dilakukan oknum TNI AL terhadap Kesya Irena Yola Lestaluhu.
Kesya Irena tewas dengan 27 luka tikaman yang terjadi pada Minggu (13/1/2025).
Jasad korban ditemukan di Pantai Saoka, Distrik Maladum Mes, Kota Sorong, Papua Barat Daya pada Minggu pagi
Saat ditemukan, jasadnya tergeletak di coakan tepi pantai dalam kondisi mengenaskan tanpa busana.
Hal itu membuat warganet menyebarkan foto-foto ke berbagai platform media sosial dan WhatsApp grup yang bertujuan menginformasikan kepada keluarga korban.
Berikut 8 Fakta Pembunuhan Terhadap Kesya Irena Yola Lestaluhu :
1.Jenazah ditemukan Bocah
Penemuan jenazah berawal dari seorang anak yang berjalan di sekitar Pantai Saoka, sekitar pukul 10.00 WIT.
Anak tersebut kemudian melihat mayat dalam posisi terlentang di coakan tepi pantai.
Ia pun segera berlari ke darat lalu memberitahukan kejadian itu ke warga sekitar.
Kabar tersebut membuat massa ramai datang ke lokasi yang tak lama berselang petugas kepolisian pun tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah proses olah TKP selesai, jasad dimasukkan ke kantong jenazah lalu dievakuasi ke RSUD Sele Be Solu guna pemeriksaan lebih lanjut.
2. Korban Berusia 20 tahun
Korban diketahui bernama Kesya Irena Yola Lestaluhu berusia 20 tahun.
Ia merupakan warga Jalan Danau Tigi, Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong.
"Kesya tadi malam terima telepon dari temannya pukul 23.00 WIT (Sabtu, 11 Januari 2025). Dia keluar rumah pada pukul 01.00 WIT," kata Amina Latale, ibunda korban.
Menuru Amina, putrinya pergi mengenakan celana panjang dan baju warna cokelat.
3. Korban Sempat Dilarang Ibunya
Ibu korban, Amina Latale mengisahkan awal kepergian sang putri sebelum peristiwa.
Menurutnya, almarhumah ditelepon temannya pada Sabtu (11/1/2025), sekitar pukul 23.00 WIT lalu keluar rumah pukul pukul 01.00 WIT.
"Saya awalnya sudah larang dia keluar, karena sebelumnya mereka juga sudah ke Suprau sore hari," ujar Amina kepada awak media.
"Saya sudah bilang, Kesya jangan jalan, ini sudah larut. Dia (korban, red) bilang saya jalan pakai mobil," katanya.
Larangan tersebut rupanya tidak diindahkan almarhumah, karena temannya tetap ingin menjemput pada malam itu.
Korban pun duduk di depan rumah menunggu jemputan kemudian pergi ke lokasi yang telah disebutkan, yakni kawasan Pantai Saoka.
4. Korban Ditikam 27 Kali
Jasad Kesya Irena Yola Lestaluhu (20), perempuan yang tewas mengenaskan di Pantai Saoka, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (12/1/2025) dievakuasi ke RSUD Sele Be Solu usai polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pihak kepolisian bersama dokter selanjutnya melaksanakan pemeriksaan di kamar jenazah RSUD.
"Menurut keterangan dokter, ada bekas luka tusukan sebanyak 27 titik di tubuhnya," ujar Amina, ibu korban kepada TribunSorong.com.
Ia menyebut, luka paling banyak berada di punggung serta dada.
Amina berharap jajaran Polresta Sorong Kota menangkap serta menghukum pelaku yang telah berbuat kejam kepada putrinya.
5. Identitas Pelaku
Pelaku pembunuhan Kesya Irena Yola Lestaluhu (20) merupakan seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) berinisial ASWP berpangkat kelasi satu (KLS).
Komandan PM-AL Lantamal XIV/Sorong Letkol (CPM) Dian Sumpena mengatakan, jajarannya telah memeriksa oknum anggota tersebut.
"Kami mengembangkan lewat data dan informasi dari Polresta Sorong Kota, maka dapatlah oknum (ASWP)," ujar Dian kepada awak media di Kota Sorong, pada Senin (13/1/2025).
Hingga kini, lanjutnya, pihaknya telah menangkap A yang merupakan personel di jajaran Koarmada III Sorong.
"Hasil sementara pelaku pakai sangkur (membunuh korban, red)" katanya.
Dian menyatakan, pihaknya juga masih ikut mendalami motif pelaku tega menghilangkan nyawa korban.
"Kami masih mencari dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga semua bukti rampung," katanya.
Komandan PM-AL Lantamal XIV/Sorong Letkol (CPM) Dian Sumpena mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui mengeksekusi korban seorang diri.
"Dia melakukan sendiri karena pengaruh minuman keras (miras),” ujarnya, Selasa (14/1/2025).
Perihal konsumsi miras itu didukung tangkapan kamera closed circuit television (CCTV) yang menunjukkan pelaku berada di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Kota Sorong sebelum terjadinya peristiwa.
Dian menyatakan, pelaku selanjutya ditahan guna pemeriksaan lebih lanjut.
Menurutnya, Panglima Koarmada III telah mengatensi kasus ini sekaligus memerintahkan hukuman berat kepada pelaku.
“Kalau perlu dipecat dari satuan TNI AL Koarmada III," kata Dian.
6. Pangkoarmada III minta maaf
Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Hersan atas nama TNI AL menyampaikan keprihatinan mendalam.
"Atas nama institusi, saya menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat atas peristiwa ini," kata Hersan kepada wartawan, Senin (13/1/2025) dikutip dari Kompas.com.
Panglima Koarmada III Sorong Laksamana Muda TNI Hersan. (DOK. DISPEN KORMAR SORONG)
Ia pun memastikan akan menegakkan keadilan bagi semua pihak, khususnya keluarga korban.
"Kami turut berduka cita atas kejadian ini dan akan memastikan keadilan ditegakkan bagi semua pihak yang terdampak," ujar dia.
Hersan memastikan anggotanya yang terlibat akan diproses secara transparan, tegas, dan sesuai hukum yang berlaku.
Menurutnya, Koarmada III sangat menjunjung tinggi prinsip keadilan dan supremasi hukum.
7. Tanggapan Polisi
Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Happy Perdana Yudianto buka suara soal pembunuhan Kesya Irena Yola Lestaluhu di Pantai Saoka, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (13/1/2025).
Happy mengatakan, tahap penyidikan sudah dilaksanakan dan sejumlah saksi telah diperiksa oleh penyidik.
"Kami belum bisa mengarah langsung ke pelaku, tapi hanya mau memastikan pelaku yang bunuh disertai bukti," ujar Happy kepada awak media di Polresta Sorong Kota.
Hingga kini, penyidik masih mendalami terkait dugaan pelaku pembunuh Kesya Irena Yola Lestaluhu yang mengarah ke oknum aparat atau bukan.
Pihaknya juga masih menunggu hasil visum dokter terkait luka tusuk di tubuh Kesya Irena Yola Lestaluhu.
"Kalau keterlibatan sih saya belum arah ke sana (pelaku), sebab kami masih fokus periksa saksi," katanya.
Ia menyatakan, setelah pemeriksaan pihaknya akan paparkan kontruksi hingga fakta terkait kasus di pantai Saoka itu.
Selain itu, pihaknya juga telah amankan beberapa barang bukti mulai pakaian, visum hingga CCTV di lokasi.
"Saya tidak mau berandai-andai dalam kasus ini, kami tetap profesional saja kalau ada tindak pidana pasti ada pelakunya tunggu saja," benernya.
8. Sosok Kesya Irena Yola Lestaluhu
Kematian Kesya Irena Yola Lestaluhu (20) secara tragis di Pantai Saoka, Distrik Maladum Mes, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (12/1/2025) meninggalkan duka bagi keluarga.
Di mata sang ibunda Amina Latale, sang putri merupakan sosok yang baik dan ramah.
"Dia (almarhumah) juga anak yang sopan ke orang-orang," ujar Amina kepada TribunSorong.com di RSUD Sele Be Solu Sorong.
Warga Jalan Danau Tigi, Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong ini menyebut, mendiang putrinya tidak mau ikut campur dengan urusan orang sehingga banyak memiliki teman.
Kerabat dekat lainnya, Ama Rahayaan menambahkan, mendiang merupakan anak yang berbakti.
"Saat saya sakit, dia bantu dan lihat saya di rumah," katanya.
Artikel ini telah tayang di Tribunsorong.com dengan judul Fakta-fakta Kematian Wanita Muda di Pantai Saoka Sorong di Tangan Oknum TNI AL
| Jadwal Buka Puasa Kota Gorontalo Hari Ini Sabtu, 14 Maret 2026 Beserta Doa Berbuka Puasa |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sosok Fanni dan Yessi Dua Korban Meninggal Kecelakan di Minsel, Tetangga: Ramah dan Suka Menyapa |
|
|---|
| Suasana Rumah Duka PNS Kakak Beradik Meninggal Kecelakaan, Keluarga Siapkan 2 Keranda |
|
|---|
| Nama-nama Camat di Kota Gorontalo yang Dilantik Adhan Dambea |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.