Sandy Permana Tewas

Aktor Sandy Permana Ternyata Ditemukan Warga Masih Hidup, Tapi Tewas Sebelum Dapat Penanganan

Terungkap aktor serial Misteri Gunung Merapi atau Mak Lampir, Sandy Permana (46), ternyata masih hidup saat ditemukan di pinggir jalan dekat kediamann

Instagram.com
Aktor pemain sinetron Mak Lampir, Sandy Permana, meninggal dunia karena ditusuk, Minggu (12/1/2025). Sebelumnya, dia sempat cekcok dengan tetangga. 

Ia dikenal sebagai aktor kawakan serial laga yang populer pada zamannya, seperti Tutur Tinular, Brama Kumbara, dan Misteri Gunung Merapi 3 (Mak Lampir).

Namanya melambung saat membintangi serial Mak Lampir sebagai Arya Soma.

Baca juga: Fakta-fakta Aktor Sandy Permana Tewas usai Ditikam, Sempat Berselisih dengan Warga

Dalam serial tersebut, dia beradu peran dengan artis besar lainnya seperti Dwi Andhika, Dena Rachman, dan Angel Karamoy.

Sebelum namanya melambung lewat dunia akting, Sandy Permana justru lebih dulu masuk di dunia modeling.

Hal ini pernah disampaikannya saat diwawancarai dalam kanal YouTube Errin Ferry.

"Saya memulai karier di dunia modeling melalui pemilihan model majalah Aneka tahun 1999," jelas Sandy Permana, kal itu.

Pada saat itu, Sandy Permana menang sebagai model kategori pria dan bersanding dengan aktris Dhini Aminarti yang memenangi kategori wanita.

Sandy Permana awalnya mengaku tidak memiliki bakat sebagai aktor.

Bakatnya di dunia peran pun semakin terasah saat menerima berbagai tawaran sebagai model iklan.

Akting Sandy Permana pun dilirik oleh rumah produksi Genta Buana Paramita dan berujung mengikuti tes akting.

Saat itu, ia pertama kali bertemu dengan Angel Karamoy.

Baca juga: Kronologi Aktor Sandy Permana Ditikam hingga Tewas di Bekasi, Pelaku Masih Dikejar Polisi

Belakangan, Sandy Permana juga melebarkan kariernya sebagai politisi.

Ia masuk dalam partai politik Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA).

Sandy Permana tercatat mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) daerah pemilihan (dapil) Bekasi, Jawa Barat dari Partai Hanura pada Pemilu 2024.

Ia bersaing memperebutkan kursi parlemen dari dapil satu pada Pileg 2024.

Keputusan artis kelahiran Jakarta 1979 ini memilih Partai Hanura, karena merasa ada kecocokan dan keyakinan bahwa partainya akan menjadi besar kedepannya.

Namun, nasib bapak dari tiga orang anak ini tersebut kurang mujur.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved