Jumat, 6 Maret 2026

Harga Jagung Gorontalo

Petani di Modelidu, Gorontalo Keluhkan Harga Pengambilan Jagung Rendah: Kami Rugi

Jagung yang diambil dari gudang, tempat dijualnya jagung tersebut diambil dengan harga yang tidak stabil, sehingga mengakibatkan para petani merugi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Petani di Modelidu, Gorontalo Keluhkan Harga Pengambilan Jagung Rendah: Kami Rugi
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
Potret jagung di Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Sabtu (4/1/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Petani jagung di Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo mengeluhkan pengambilan harga jagung saat ini di bawah standar.

Jagung yang diambil dari gudang, tempat dijualnya jagung tersebut diambil dengan harga yang tidak stabil, sehingga mengakibatkan para petani merugi.

Hal ini diungkapkan Muhammad Laniu, petani jagung di Desa Modelidu, Kabupaten Gorontalo 

Laniu mengeluhkan harga untuk pengambilan jagung yang sangat rendah sedangkan akomodasi yang dibutuhkan petani saat masa menanam hingga memanen jagung terlampau tinggi.

Sehingga kata Laniu, mereka kerap tidak mendapatkan untung dari penjualan jagung.

Baca juga: Petani Jagung Desa Potanga Gorontalo Curhat Kerugian Akibat Cuaca Ekstrem, Khawatir Akan Bangkrut

Sebab, mereka harus membayar biaya transportasi pengangkut jagung dari gunung ke gudang.

Biaya yang diambil gudang sekitar Rp 4.600 per kilo ini tidak sebanding dengan uang yang mereka keluarkan.

"Sewa mobil ke gudang kalau di gudang Dungingi per koli Rp 7.500, kalau ke Pulubala itu Rp10.000 per koli, belum harga pupuk urea bersubsidi saja Rp112.500, kalau Ponska Rp115.000, belum yang lain-lain jadi masih rugi," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (4/1/2025).

Selain itu, Abdullah Gafar, petani jagung di Desa Modelidu juga mengeluhkan harga pengambilan jagung ini sangat rendah bahkan tidak stabil.

Ia mengungkapkan jagung ini mengalami penurunan harga sebesar Rp 100 per hari, 

Sedangkan harga jagung akan naik bisa setiap minggu bahkan sebulan.

Baca juga: Warga Gorontalo Berburu Jagung Manis Jelang Malam Tahun Baru, 70 Karung Ludes Terjual

"Dia kalau turun hari-hari tapi kalau naik setiap Minggu bahkan bisa sampai bisa sebulan," ujarnya.

Menurutnya, harga pengambilan jagung tidak sebanding dengan modal yang mereka keluarkan.

Walaupun harga bibit jagung saat ini kata Abdullah sangat mahal, namun para petani terbantu dengan harga pupuk relatif murah dan mudah didapatkan. 

"Kalau harga bibit jagung mahal untuk NK Sumo, tapi bibit ini sudah kualitas terbaik, tapi pupuk masih lancar-lancar saja apalagi terbantu dengan subsidi," terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved