Penemuan Mayat di Kota Gorontalo
Fakta Terbaru Penemuan Tubuh Wanita di Wisata Tangga 2000 Kota Gorontalo, Korban Alami Pendarahan
Simak fakta-fakta penemuan sosok wanita di kawasan objek wisata Tangga 2000, Kelurahan Pohe, Kota Gorontalo.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fakta-terbaru-penemuan-tubuh-wanita.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Simak fakta-fakta penemuan sosok wanita di kawasan objek wisata Tangga 2000, Kelurahan Pohe, Kota Gorontalo.
Insiden ini sempat menghebohkan warga sekitar, pada Senin (30/12/2024).
Saat ditemukan, tubuh Juwita berada di antara bebatuan besar.
Wanita berdarah Minahasa itu lantas dilarikan ke RS Bioklinik Kota Gorontalo.
Berdasarkan informasi dihimpun TribunGorontalo.com dari Polresta Gorontalo Kota, korban bernama Juwita Jesica Pantow.
Ia merupakan warga Desa Silian Tiga, Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Juwita sempat bekerja di Weda, Maluku Utara.
Ia ternyata baru dua hari berada di Gorontalo.
Juwita diduga datang berlibur natal dan tahun baru.
Korban Meninggal di Rumah Sakit
TribunGorontalo.com berhasil mendapatkan fakta terbaru dari penemuan sosok wanita di kawasan objek wisata Tangga 2000, Selasa (31/12/2024).
Korban ternyata tidak meninggal di tempat kejadian. Ia sempat dilarikan ke RS Bioklinik Gorontalo sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Aloei Saboe Gorontalo.
Kondisi pendarahan di bagian kepala diduga kuat akibat benturan keras. Wajah Juwita dipenuhi luka lebam.
Nyawa Juwita pun tidak tertolong. Ia menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.
Koordinator Ruang Jenazah RSUD Aloei Saboe, Anis Ismail, mengatakan Juwita dirujuk dari Rumah Sakit Bio Klinik sekitar pukul 10.20 WITA.
Keluarga yang hadir baru berasal dari kerabat jauh, sedangkan keluarga dekat korban sedang dalam perjalanan dari Manado, Sulawesi Utara.
“Yang datang baru keluarga jauh. Untuk keluarga dekat, mereka sudah mengonfirmasi akan tiba kemungkinan besok,” kata Anis saat diwawancarai.
Pihak keluarga telah menyampaikan rencana untuk melakukan autopsi terhadap jenazah Juwita.
Namun, proses tersebut belum dilakukan karena menunggu instruksi dari kepolisian dan persetujuan resmi dari keluarga.
“Saat ini, jenazah kami simpan di freezer sampai ada arahan lebih lanjut dari pihak keluarga dan kepolisian,” jelas Anis.
Baca juga: Istri Ibrahim Usman Korban Pemukulan Oknum Satpol PP Gorontalo Mengaku Sempat Dapat Ancaman Mutasi
Korban Meninggalkan Anak Belia
Juwita Pantow diketahui meninggalkan anak yang masih belia.
Hal itu diungkap sejumlah kerabat atau teman korban di sosial media Facebook.
"Kalo kasiang tau Ng mo bagini tau" Ng so ndk DA kaluar ndoo ju npe anak masih kecil," tulis warganet, Senin (31/12/2024).
Banyak warganet menyampaikan ungkapan belasungkawa.
Mereka tak menyangka kepergian Juwita ke Gorontalo berakhir dengan kabar duka.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Penemuan Jasad Wanita di Tangga 2000, Titik Kumpul Ramai di Malam Akhir Tahun
Diberitakan sebelumnya, masyarakat Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, dihebohkan penemuan sosok wanita.
Kejadian ini sempat dibagikan oleh akun Facebook Uraib Adpenturz sekira pukul 13.00 WITA, Senin (30/12/2024).
Dalam foto terlihat sejumlah warga tengah mengevakuasi jasad dari pinggir bebatuan di kawasan objek wisata Tangga 2000.
Sementara warga lain memperhatikan dari bahu jalan.
Menurut warga sekitar, korban ditemukan pada pagi hari menjelang siang.
"Kemungkinan pagi atau siang-siang begitu," ujar salah satu warga yang ditemui TribunGorontalo.com di tempat kejadian perkara (TKP), Senin (30/12/2024).
Korban diduga terjatuh dari pinggiran tanggul setinggi 5-7 meter. Tubuhnya ditemukan di dekat bebatuan besar.
Korban langsung dlarikan ke RS Bioklinik Kota Gorontalo untuk mendapatkan perawatan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.