Selasa, 24 Maret 2026

Penemuan Mayat di Kota Gorontalo

Fakta Terbaru Penemuan Tubuh Wanita di Wisata Tangga 2000 Kota Gorontalo, Korban Alami Pendarahan

Simak fakta-fakta penemuan sosok wanita di kawasan objek wisata Tangga 2000, Kelurahan Pohe, Kota Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Fakta Terbaru Penemuan Tubuh Wanita di Wisata Tangga 2000 Kota Gorontalo, Korban Alami Pendarahan
TribunGorontalo com/FB
Simak fakta terbaru seputar penemuan tubuh wanita di kawasan objek wisata Tangga 2000, Kelurahan Pohe, Kota Gorontalo, Senin (30/12/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Simak fakta-fakta penemuan sosok wanita di kawasan objek wisata Tangga 2000, Kelurahan Pohe, Kota Gorontalo.

Insiden ini sempat menghebohkan warga sekitar, pada Senin (30/12/2024).

Saat ditemukan, tubuh Juwita berada di antara bebatuan besar. 

Wanita berdarah Minahasa itu lantas dilarikan ke RS Bioklinik Kota Gorontalo.

Beberapa waktu lalu masyarakat Kelurahan Pohe Kota Gorontalo dihebohkan penemuan sosok wanita di kawasan Tangga 2000 pada Senin (30/12/2024).
Beberapa waktu lalu masyarakat Kelurahan Pohe Kota Gorontalo dihebohkan penemuan sosok wanita di kawasan Tangga 2000 pada Senin (30/12/2024). (Kolase TribunGorontalo.com/FB)

Berdasarkan informasi dihimpun TribunGorontalo.com dari Polresta Gorontalo Kota, korban bernama Juwita Jesica Pantow.

Ia merupakan warga Desa Silian Tiga, Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Juwita sempat bekerja di Weda, Maluku Utara.

Ia ternyata baru dua hari berada di Gorontalo. 

Juwita diduga datang berlibur natal dan tahun baru.

Korban Meninggal di Rumah Sakit

TribunGorontalo.com berhasil mendapatkan fakta terbaru dari penemuan sosok wanita di kawasan objek wisata Tangga 2000, Selasa (31/12/2024).

Korban ternyata tidak meninggal di tempat kejadian. Ia sempat dilarikan ke RS Bioklinik Gorontalo sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Aloei Saboe Gorontalo.

Kondisi pendarahan di bagian kepala diduga kuat akibat benturan keras. Wajah Juwita dipenuhi luka lebam. 

Nyawa Juwita pun tidak tertolong. Ia menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.

Koordinator Ruang Jenazah RSUD Aloei Saboe, Anis Ismail, mengatakan Juwita dirujuk dari Rumah Sakit Bio Klinik sekitar pukul 10.20 WITA.

Keluarga yang hadir baru berasal dari kerabat jauh, sedangkan keluarga dekat korban sedang dalam perjalanan dari Manado, Sulawesi Utara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved