Sabtu, 21 Maret 2026

Wisata Gorontalo

Benteng Orange di Gorontalo Utara Jadi Pilihan Destinasi Wisata Sejarah di Akhir Tahun 2024

Benteng Orange merupakan salah satu tempat wisata yang dapat dikunjungi saat liburan, khususnya saat liburan akhir tahun 2024 ini.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Benteng Orange di Gorontalo Utara Jadi Pilihan Destinasi Wisata Sejarah di Akhir Tahun 2024
TribunGorontalo/Efriet Mukmin
Pintu Masuk Wisata Benteng Orange di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Senin (30/12/2024) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Benteng Orange merupakan salah satu tempat wisata yang dapat dikunjungi saat liburan.

Khususnya saat liburan akhir tahun 2024 ini, sebab di Benteng Orange ini wisatawan dapat berlibur sembari menikmati pemandangan alam serta melihat bangunan yang dibuat oleh masa kolonial pada saat Gorontalo dijajah.

Benteng yang terletak di Desa Jembatan Merah, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo memiliki jarak sekitar 62 Kilometer dari Kota Gorontalo, sedangkan dari Bandara Djalaludin sekitar 32 kilometer.

dfhyjtuk
Benteng Orange menjadi destinasi wisata sejarah di Akhir tahun 2024, Senin (30/12/2024)

Akses Akses jalan menuju Benteng Orange sangat baik, bisa di tempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca juga: Puncak Dumbo Raya, Spot Terbaik Lihat Keindahan Kota Gorontalo di Malam Pergantian Tahun 

Sesampainya di Benteng Orange ini, wisatawan hanya perlu membayar tiket masuk Rp 5 ribu per orang.

Harga ini relatif, bisa turun apabila banyak pengunjung yang datang.

Basir Lagani, penjaga Benteng Orange mangatakan banyak yang berkunjung ke tempat ini jika akhir pekan.

"Banyak wisatawan dari berbagai daerah bahkan sampai bermacam negara, mulai dari turis belanda, francis dan negara lain, ujar Basir kepada TribunGorontalo.com, Senin (30/12/2024).

Fasilitas yang disediakan di tempat ini yaitu gazebo, musola, toilet dan tempat duduk nyaman bagi pengunjung.

Baca juga: Deretan Destinasi Wisata Favorit Akhir Tahun di Gorontalo, Hiu Paus Botubarani Masih jadi Primadona

Pemandangan yang indah serta udara yang sejuk menjadi daya tarik tempat ini, sehingga wisatawan nyaman dapat menikmati alam yang ada.

gdryj
Benteng Orange menjadi destinasi wisata sejarah di Akhir tahun 2024, Senin (30/12/2024)

Dikutip dari kebudayaan.kemendikbud.go.id benteng tersebut berdiri pada tahun 1630 oleh bangsa Portugis saat menjajah Gorontalo.

Benteng ini merupakan salah satu peninggalan bersejarah pada masa kolonial.

Baca juga: Center Point Gorontalo Bakal Jadi Pusat Perayaan Pesta Akhir Tahun di Bone Bolango

Benteng ini dibangun dengan batu karang, batu gunung, pasir, dan kapur.

Sementara untuk bahan perekatnya dipakai getah pelepah daun rumbia untuk menggantikan semen pada masa itu.

Selanjutnya, kedatangan Belanda pada awal abad ke-17 menyebabkan Portugis terdesak dan segera meninggalkan Gorontalo.

Lalu pada abad ke-18, benteng ini diperbaiki oleh bangsa Belanda.

Mereka menambah bangunan kecil di atas bukit lengkap dengan sebuah meriam. 

Bangunan tersebut digunakan sebagai tempat memantau dan pusat penembakan.

Perbaikan bangunan benteng ini juga disertai dengan perubahan konstruksi bangunan. 

Baca juga: Wisata Kaisomaru Gorontalo, Tawarkan Keindahan Pantai yang Memukau dengan Tarif Terjangkau

Mereka menggunakan semen untuk menambah bangunan di benteng ini.

Semula, orang Gorontalo menamai benteng ini dengan sebutan Benteng (ota) Lalunga. 

Namun, ketika Snouck Orange memerintah, nama benteng ini diganti menjadi Fort Orange (Benteng Oranye) hingga kini.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved