Breaking News
Kamis, 12 Maret 2026

Berita Viral

Usai Operasi Bisul di Singapura, Tangan-Kaki TKW Asal Jember Menghitam, Diduga Alami Malpraktik

TKW asal Jember ini diduga mengalami malpraktik. Berawal dari dirinya yang mengalami benjolan bisul, dia memutuskan untuk mengoperasinya di Singapura

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Usai Operasi Bisul di Singapura, Tangan-Kaki TKW Asal Jember Menghitam, Diduga Alami Malpraktik
Kompas.com
Septia Rini TKW Jember Terkena Penyakit usai operasi bisul di Singapura 

Hal ini seharusnya menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat," kata Karding.

Baca juga: Heboh Pernikahan TKW Dihadiri Majikan dari Arab, Bawa Hadiah hingga Sawer Tamu Undangan

Mengingat, kata Karding, kalau pekerja berangkat non prosedural pasti data mereka tidak termonitor pemerintah.

Otomatis proses advokasinya juga sulit karena tidak ada dokumen sebagai pembanding.

"Setelah saya cek kepada yang bersangkutan, nomor polisinya juga tidak ada, tidak bisa kami melacaknya, apalagi ini prosesnya langsung ke perorangan. Harusnya kan lewat perusahaan, nanti perusahaan yang serahkan ke majikan," bebernya.

Meski demikian, Karding akan berkoordinasi dengan Pemkab Jember dan Rumah Sakit Bina Sehat untuk pengobatan penyakit TKW ini.

"Karena saya bukan orang medis. Kami nanti akan koordinasi dengan pemda, untuk mengobati pekerja migran ini," imbuhnya

Peluang Sembuh Rini Kecil

Masih dikutip dari Surya.co.id, kondisi yang dialami Rini ini akibat kematian sel (nekrosis).

Hal ini disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Bina Sehat Jember, Faida.

Baca juga: Jadi TKW Selama 40 Tahun, Wanita Ini Malah Berakhir di Panti Jompo, Duit Dihabiskan Anak

Dia menjelaskan nekrosis terjadi karena adanya infeksi yang belum sembuh sepenuhnya setelah operasi.

"Infeksi yang belum selesai saat operasi tersebut berdampak pada jari-jari tangan dan kaki pasien, menyebabkan nekrotik atau kematian sel," ungkapnya.

Sebagai informasi, RS Bina Sehat Jember adalah tempat perawatan Rini setelah pulang dari Singapura.

Faida mengatakan, untuk saat ini, kondisi tangan dan kaki sudah mulai membaik.

"Kami melihat kondisinya sudah membaik dibanding saat pertama kali datang. Awalnya, menghitamnya sampai pergelangan tangan dan kaki, tapi sekarang hanya pada jari-jari saja," kata dr. Faida.

Terkait kesembuhan Rini, Faida menuturkan peluang itu tidak sepenuhnya bisa terjadi dan mengembalikan kondisi seperti semula. 

Dia menuturkan setidaknya rasa nyeri yang dialami Rini dapat berkurang.

"Target kami adalah agar pasien tidak merasakan nyeri sepanjang hari, dan jari-jari tangannya bisa dilatih hingga tidak terasa nyeri dan kembali lentur," tambahnya

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved