Kamis, 5 Maret 2026

Objek Wisata Gorontalo

Wisatawan Nekat Terjang Ombak demi Saksikan Hiu Paus Botubarani Gorontalo

Mayoritas pengunjung memilih paket wisata seperti snorkeling dan perahu kaca, meskipun angin kencang mulai melanda kawasan wisata pada pukul 10.15 WIT

Tayang:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Wisatawan Nekat Terjang Ombak demi Saksikan Hiu Paus Botubarani Gorontalo
FOTO: Faisal Husuna, TribunGorontalo.com
Suasana Minggu sore (22/12/2024) di Botubarani, Gorontalo, lokasi Hiu Paus. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Meski cuaca buruk dan kondisi laut bergelombang, wisatawan tetap nekat menuju melihat Hiu Paus Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Minggu (22/12/2024). 

Seperti yang terlihat di Pangkalan III, jumlah pengunjung tercatat mencapai 28 orang, lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa.

Mayoritas pengunjung memilih paket wisata seperti snorkeling dan perahu kaca, meskipun angin kencang mulai melanda kawasan wisata pada pukul 10.15 WITA, dan gelombang laut semakin tinggi.

Fance, pengelola pangkalan dan pilot drone, mengungkapkan bahwa sebagian besar pengunjung memilih paket snorkeling dan perahu kaca untuk menikmati pengalaman berinteraksi dengan hiu paus.

"Tadi ini, ada 6 orang menikmati snorkeling, dan 10 lainnya memilih paket perahu kaca dan drone," ujarnya.

Namun, beberapa pengunjung memutuskan untuk pulang ketika cuaca semakin buruk dan laut semakin bergelombang.

"Beberapa pengunjung merasa takut dan memutuskan untuk kembali karena cuaca yang semakin memburuk," kata Fance.

Di Pangkalan IV, jumlah pengunjung tercatat lebih banyak, dengan total 84 orang.

Seperti di Pangkalan III, mayoritas pengunjung memilih paket wisata perahu kaca dan drone untuk melihat hiu paus dari dekat.

Pengelola Pangkalan IV, Wahab Matoka, juga mengonfirmasi bahwa meski kondisi laut cukup menantang, masih banyak wisatawan yang ingin menikmati pengalaman unik ini.

"Tadi ada 20 orang yang sewa paket perahu kaca dan drone, dan lima orang memilih untuk snorkeling," ujarnya.

Untuk memastikan keselamatan pengunjung, pengelola wisata mewajibkan semua wisatawan menggunakan jaket pelampung selama beraktivitas di laut. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved