Senin, 9 Maret 2026

Peringatan Dini Cuaca Gorontalo

Fenomena La Nina Pengaruhi Gelombang Pesisir Gorontalo, Wisatawan dan Nelayan Patut Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gorontalo menyebutkan fenomena La Nina memengaruhi ombak di pesisir pantai. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Fenomena La Nina Pengaruhi Gelombang Pesisir Gorontalo, Wisatawan dan Nelayan Patut Waspada
TribunGorontalo.com/Herjianto
Ilustrasi - Masyarakat pesisir diminta waspada gelombang pasang 

Selain itu katanya di pesisir Utara dan Selatan saat ini memiliki resiko yang sama potensi adanya ombak tinggi dan cuaca buruk.

"Berdasarkan tingkat resiko di wilayah pesisir Utara maupun Selatan memiliki resiko yang sama untuk dalam hal ini," ujarnya.

Nelayan Hilang Akhirnya Ditemukan

Diberitakan sebelumnya, empat nelayan Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, akhirnya ditemukan tim Basarnas.

Empat nelayan itu sempat dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Menurut Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Ida Bagus Ngurah Asmara, pihak Basarnas menemukan semua nelayan itu dalam kondisi baik.

Menurut Ida Bagus, laporan hilangnya nelayan diterima Basarnas pada Kamis malam (19/12/2024).

Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Sosok Camat Terkaya di Kabupaten Gorontalo, Nelayan Hilang Akhirnya Ditemukan

“Kami mendapat informasi ada empat nelayan yang lost contact, tidak bisa dihubungi oleh keluarga. Malam itu juga tim kami sempat turun untuk melakukan pencarian,” ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (20/12/2024).

Namun, karena kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi, operasi terpaksa dihentikan sementara. 

Jumat pagi pencarian kembali dilanjutkan.

 “Alhamdulillah, korban sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi,” bebernya.

Ida Bagus menyebut empat nelayan Pohuwato Timur itu terjebak gelombang besar saat memancing. 

“Mereka sempat hanyut karena gelombang, dan akhirnya terpisah dari rakit yang berada di perahu,” jelas. 

Selain itu, Tim SAR juga mengevakuasi dua korban lainnya yang berlindung di sebuah pulau.

Ida Bagus mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, untuk lebih memperhatikan cuaca sebelum melaut. 

“Berdasarkan prediksi BMKG, bulan Desember ini berpotensi cuaca ekstrem. Kami harap masyarakat selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat cuaca berubah-ubah,” tandasnya.


Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved