Nelayan Pohuwato Hilang
4 Nelayan Pohuwato Timur Gorontalo Hilang, Turun Melaut Sejak Kamis Siang
Empat nelayan Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, dikabarkan hilang
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pencarian-nelayan-hilang-di-Gorontalo-Utara-Gorut.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Empat nelayan Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, dikabarkan hilang saat melaut.
Empat pria itu sebelumnya turun memancing ikan di perairan Pohuwato sekira pukul 13.00 Wita, Kamis (19/12/2024).
Namun hingga petang, mereka tak kunjung kembali ke rumah.
Wahid, anak dari salah satu nelayan, lantas melapor ke Basarnas pukul 16.50 Wita. Tim Basarnas mulai melakukan pencarian sejak petang kemarin, Kamis (19/12/2024).
Namun pencarian dihentikan saat malam hari dan dilanjutkan hari ini, Jumat (20/12/2024).
Berikut identitas empat nelayan yang hilang saat melaut:
1. Aram Turani (40 tahun)
Desa: Pohuwato Timur
Kecamatan: Marisa
Perahu: Kayu 7 meter, Mesin 15 PK
2. Ilham Usman (35 tahun)
Desa: Pohuwato Timur
Kecamatan: Marisa
Perahu: Viber 7 meter
3. Parno (31 tahun)
Desa: Pohuwato Timur
Kecamatan: Marisa
Perahu: Viber 7 meter
4. Rustam Sompa (35 tahun)
Desa: Pohuwato Timur
Kecamatan: Marisa
Perahu: Viber 7 meter
Jika melihat dari kesamaan tipe perahu, keempat nelayan tersebut diduga menaiki satu perahu.
Selain itu, ada pula dua nelayan Desa Torosiaje Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato, yang sempat terombang-ambing di lautan.
Keduanya akhirnya berhasil selamat setelah terdampar di sebuah pulau.
Mereka adalah Taimo Junudin (59) dan Tarni Pasandre (57).
Taimo dan Tarni menggunakan perahu kayu berukuran 8 meter dengan mesin katinting.
Baca juga: Identitas 6 Nelayan Pohuwato Gorontalo Hilang saat Melaut, 4 Belum Ditemukan
Diberitakan sebelumnya, enam nelayan dilaporkan hanyut di perairan Pohuwato pada Kamis (19/12/2024) malam.
Informasi dihimpun TribunGorontalo.com, dua nelayan berhasil selamat setelah terombang-ambing di lautan.
Sementara empat lainnya masih dalam pencarian saat ini.
Keluarga korban pertama kali menerima kabar bahwa para nelayan tersebut tidak kembali setelah turun melaut, sekira pukul 13.00 WITA.
Setelah komunikasi terputus, pihak keluarga segera melaporkan kejadian tersebut ke Badan Sar Nasional (Basarnas).
Hingga saat ini, Tim SAR terus mencari keberadaan para korban.
Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.