Gempa Bumi
Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Wilayah NTB, Kedalaman 15 Km
Gempa berlokasi di koordinat 8,14 LS dan 117,91 BT, atau tepatnya berada di perairan selatan Kabupaten Lombok Timur, dengan kedalaman 15 kilometer.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-19-Des-2024-172523.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi dengan magnitudo 3,7 terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis, 19 Desember 2024, pukul 17.25 WITA.
Gempa berlokasi di koordinat 8,14 LS dan 117,91 BT, atau tepatnya berada di perairan selatan Kabupaten Lombok Timur, dengan kedalaman 15 kilometer.
Gempa dengan magnitudo 3,7 termasuk kategori gempa ringan, namun karena kedalamannya hanya 15 kilometer, ini digolongkan sebagai gempa dangkal.
Gempa dangkal seperti ini sering kali dirasakan cukup kuat di sekitar episentrum, meskipun magnitudonya kecil.
BMKG menyebutkan bahwa kedalaman dangkal membuat energi gempa lebih cepat sampai ke permukaan, sehingga potensi guncangan lokal lebih terasa.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan kerusakan signifikan akibat gempa ini.
Masyarakat di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Jerowaru dan Pringgabaya di Lombok Timur, melaporkan merasakan guncangan lemah (skala II MMI).
Guncangan semacam ini biasanya hanya menyebabkan getaran ringan yang terasa di dalam rumah, tanpa menimbulkan kerusakan.
Mengingat NTB merupakan salah satu wilayah yang rawan gempa bumi, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti panduan mitigasi dari pihak berwenang.
Beberapa langkah mitigasi yang dapat dilakukan meliputi:
Edukasi Gempa: Memahami apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa, seperti berlindung di bawah meja atau menjauh dari kaca dan benda berat.
Kesiapan Rumah Aman: Memastikan bangunan tempat tinggal memiliki struktur tahan gempa.
Peta Evakuasi: Mengenali lokasi titik aman dan jalur evakuasi, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.
Simulasi Bencana: Mengikuti simulasi tanggap bencana yang secara berkala dilakukan oleh pemerintah daerah atau BPBD.
BMKG mengingatkan bahwa gempa kecil seperti ini sering kali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan, terutama di wilayah yang berada di jalur Cincin Api Pasifik seperti NTB.
Jika Anda berada di wilayah terdampak, pastikan untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG dan pihak berwenang. Keamanan dan kesiapsiagaan Anda adalah yang utama!