Tasyakuran Adhan Dambea
Tasyakuran usai Pilkada Kota Gorontalo 2024, Adhan Dambea: Jabatan Ini Milik Allah
Adhan Dambea menggelar tasyakuran usai Pilkada Kota Gorontalo 2024 di AD Center, Jalan Jaksa Agung Suprapto
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Adhan Dambea menggelar tasyakuran usai Pilkada Kota Gorontalo 2024 di AD Center, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, pada Selasa malam (17/12/2024).
Acara wali kota terpilih ini dihadiri ribuan warga Kota Gorontalo. Mereka menghatamkan alquran.
Di sela-sela acara, Adhan Dambea memberikan sambutan di depabn masyarakatnya.
Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah dari Allah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Adhan menyampaikan bahwa keberhasilan ini bukan semata hasil usaha pribadi, melainkan izin Allah SWT.
“Jabatan ini milik Allah. Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati nurani masyarakat. Kampanye boleh kita lakukan dengan sungguh-sungguh, tetapi pada akhirnya tawakal kepada Allah adalah yang utama,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti Khatam Quran bukan dilakukan karena jabatan, tetapi merupakan tanggung jawab setiap individu.
“Mengurus agama Allah adalah tugas kita bersama. Tidak perlu menunggu jabatan untuk melakukannya, yang diperlukan hanya kemauan.
Saya telah melakukan ini sejak lama, bukan karena suara terbanyak atau karena ada jabatan,” tegas Adhan.
Meski hasil Pilkada saat ini masih digugat salah satu paslon di Mahkamah Konstitusi (MK), Adhan tetap menyerahkan sepenuhnya kepada kehendak Allah.
“Itu adalah hak beliau, tetapi saya yakin, jika Allah menghendaki, maka tidak ada yang dapat menghalangi.
Apa pun yang terjadi, saya akan terus berkomitmen untuk menjaga dan melayani masyarakat Kota Gorontalo,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Adhan juga menyerukan pentingnya persatuan di antara warga Kota Gorontalo, tanpa memandang perbedaan pilihan politik.
“Tidak ada lagi nomor satu, dua, tiga, atau empat. Kita semua adalah rakyat Kota Gorontalo. Siapa pun yang terpilih, tugasnya adalah mengurus rakyat dengan adil dan bijaksana,” katanya.
Adhan mengakhiri sambutannya dengan nazar pribadinya kepada Allah, “Ya Allah, cabutlah nyawaku jika agama-Mu di Kota Gorontalo sudah tidak baik. Cabutlah nyawaku jika rakyat Kota Gorontalo tidak sejahtera. Ini janji saya kepada Allah,” ucapnya.
Tasyakuran ini menjadi simbol syukur dan harapan baru Adhan Dambea bagi masa depan Kota Gorontalo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Adhan-Dambea-memberikan-sambutan-dalam-acara-tasyakuran.jpg)