Kamis, 5 Maret 2026

HUT Provinsi Gorontalo

Refleksi HUT ke-24 Provinsi Gorontalo, Kilas Balik Sejarah hingga Keindahan Alam dan Potensi

Sebagai wilayah yang dikenal sejak era kolonial Belanda sebagai "Semenanjung Gorontalo", provinsi ini tak hanya kaya akan sejarah, tetapi juga memilik

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Refleksi HUT ke-24 Provinsi Gorontalo, Kilas Balik Sejarah hingga Keindahan Alam dan Potensi
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU
Danau Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Provinsi Gorontalo merayakan Hari Ulang Tahun ke-24, hari ini, 5 Desember 2024.

Sebagai wilayah yang dikenal sejak era kolonial Belanda sebagai "Semenanjung Gorontalo", provinsi ini tak hanya kaya akan sejarah, tetapi juga memiliki letak strategis yang menjadikannya penting dalam peta maritim Nusantara.

Terletak di bagian utara Pulau Sulawesi, Gorontalo diapit oleh dua perairan besar: Teluk Tomini di selatan dan Laut Sulawesi di utara.

Kedua perairan ini telah menjadi saksi bisu dinamika perdagangan dan pelayaran sejak zaman Kerajaan hingga kini.

Laut Sulawesi menjadi jalur penting yang menghubungkan Sulawesi dengan Filipina melalui wilayah Kesultanan Sulu, sementara Teluk Tomini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat kerajaan di sekitarnya.

Bahkan, pelaut Hokkian dan Jazirah Arab telah menjadikan wilayah ini sebagai persinggahan sejak berabad-abad lalu.

Gorontalo berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah di barat, Sulawesi Utara di timur, serta Laut Sulawesi dan Teluk Tomini di utara dan selatan.

Dengan luas wilayah 12.435 km⊃2;, provinsi ini mencakup lima kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Pohuwato, Bone Bolango, Gorontalo Utara, dan Kota Gorontalo.

Kabupaten Pohuwato memiliki area seluas 35,83 persen, sementara Kota Gorontalo adalah yang terkecil dengan luas 0,53 persen. 

Gorontalo dikenal dengan lanskap perbukitannya yang memukau, dihiasi oleh gunung-gunung seperti Gunung Tabongo di Boalemo, yang tertinggi di provinsi ini, dan Gunung Litu-Litu di Kabupaten Gorontalo, yang menjadi yang terendah.

Sungai Paguyaman di Boalemo menjadi sungai terpanjang dengan aliran 99,3 km, sementara Sungai Bolontio di Gorontalo Utara adalah yang terpendek, dengan panjang 5,3 km.

Sidang Paripurna HUT ke-24 Provinsi Gorontalo

Anggota DPRD Provinsi kompak mengenakan baju adat Gorontalo (Takoa dan Galenggo) saat sidang paripurna HUT ke-24 Provinsi Gorontalo, Kamis (5/12/2024).

Tak hanya Takoa (pria) dan Galenggo (wanita), beberapa di antaranya juga mengenakan pakaian Karawo. 

Sejak pagi tadi, sejumlah wakil rakyat hingga pejabat pemerintah Provinsi Gorontalo dan jajaran Forkopimda mulai berdatangan.

Kantor DPRD Provinsi Gorontalo dipasang rumbai-rumbai dari bambu kuning dan daun kelapa muda.

Pajangan bunga ucapan juga berderet di sepanjang halaman Kantor DPRD Provinsi Gorontalo.

Nuansa adat Gorontalo juga terasa di dalam ruang sidang paripurna. 

Meja pimpinan hingga dinding ruang sidang dipasang rumbai-rumbai. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved