Berita Viral
Babak Baru akan Dimulai, Kasus Donasi Agus Salim, Kemensos Turun Tangan dan Ambil Alih
Kementerian Sosial ikut turun tangan mengurus penyelesaian sengketa uang donasi tersebut setelah Agus tak memakainya untuk berobat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/yytyt.jpg)
"Ini udah ada wacana kalau uang ini digugat oleh para donatur ada kemungkinan, yang saya sampaikan kepada Menteri (Sosial), salah satu dari mereka ada yang bisa terpenjara," kata Denny usai pertemuan.
Denny tak berharap Agus sampai masuk ke jeruji besi. "Ada kemungkinan dan itu yang saya tidak inginkan," imbuhnya. Selain itu, Denny juga mengupayakan kepuasan 8.000 donatur yang telah menyumbang untuk Agus.
Mediasi gagal
Sebelumnya, keterlibatan Kemensos terjadi setelah pihak Novi dan Agus gagal melakukan mediasi damai terkait uang donasi. Novi melakukan walk out saat proses mediasi terjadi.
Novi tidak membeberkan secara rinci alasannya walk out saat mediasi dengan Agus pada tanggal 26 November lalu.
"Kalau untuk itu saat ini aku belum bisa jawab ya, tapi intinya mungkin saya mengikuti hati nurani dan hati kecil dalam hati saya, makanya saya WO (walk out)," kata Novi usai bertemu Saifullah.
Baca juga: Reflin Buata Resmi Dilantik Pj Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin Sebagai Kadis Dukcapil
Novi merasa tidak setuju dengan syarat perdamaian dari pihak Agus yang didampingi kuasa hukum Farhat Abbas.
Situasi memanas setelah Denny menelepon Novi saat proses mediasi. Untuk sekarang belum diketahui kapan Saifullah akan bertemu dengan Agus. Di sisi lain Saifullah juga berharap agar Agus bisa berobat secepatnya.
Adapun Agus direncanakan untuk mendapat tindakan pengobatan di Rumah Sakit JEC dengan biaya sekitar Rp 100 sampai 200 juta menggunakan dana donasi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Babak Baru Kasus Donasi Agus Salim, Kemensos Turun Tangan", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/hype/read/2024/12/02/101701866/babak-baru-kasus-donasi-agus-salim-kemensos-turun-tangan?page=all#page2.