PEMPROV GORONTALO
Bappeda Gorontalo Soroti Potensi Besar Sektor Peternakan
RPJPD 2025-2045 menjadi panduan penting dalam memaksimalkan potensi ini untuk kesejahteraan masyarakat Gorontalo. (*)
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sektor peternakan menjadi salah satu potensi andalan Provinsi Gorontalo dengan populasi ternak yang mencapai lebih dari 250 ribu ekor.
Potensi ini diproyeksikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gorontalo sebagai bagian penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.
Data menunjukkan populasi ternak sapi pada 2021 mencapai 261.690 ekor, sedangkan kambing sebanyak 107.685 ekor.
Selain itu, unggas seperti ayam kampung, ayam ras, dan itik juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
Setiap kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo memiliki keunggulan di sektor peternakan:
Bone Bolango: Populasi sapi pada 2021 mencapai 48.317 ekor, didukung oleh program inseminasi buatan.
Boalemo: Sapi mendominasi dengan populasi 44.667 ekor, diikuti ayam buras, ayam pedaging, dan itik.
Kabupaten Gorontalo: Fokus pada pengembangan sapi, kambing, dan itik untuk memenuhi pasar lokal hingga ekspor.
Pohuwato: Unggul di ternak ruminansia seperti sapi dan kambing, serta ayam ras dan buras.
Gorontalo Utara: Sapi potong dan kambing menjadi komoditas utama, dengan ayam kampung sebagai unggas dominan.
Kota Gorontalo: Pengembangan peternakan diarahkan pada kawasan lahan kering di Kecamatan Kota Barat dan Kota Utara.
Melalui dukungan lahan yang luas, sumber daya pakan, serta strategi pembangunan terintegrasi, sektor peternakan diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi di masa depan.
RPJPD 2025-2045 menjadi panduan penting dalam memaksimalkan potensi ini untuk kesejahteraan masyarakat Gorontalo. (*) Advertorial
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Pasar-Hewan-Limboto-Sabtu-30112024.jpg)