PEMPROV GORONTALO
Bappeda Gorontalo Fokus Benahi Infrastruktur Wisata di RPJPD 2025-2045
Menyadari hal ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo memasukkan pengembangan pariwisata sebagai salah satu fokus utama
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wisata-Kurenai-Gorontalo-menjadi-objek-wisata-favorit-di-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Keindahan alam Provinsi Gorontalo menyimpan potensi besar untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.
Menyadari hal ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo memasukkan pengembangan pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.
Meski memiliki banyak destinasi wisata menarik, kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian Gorontalo dinilai belum optimal.
Beberapa faktor menjadi kendala utama, seperti belum maksimalnya pengelolaan kawasan wisata strategis, keterbatasan infrastruktur, serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang pariwisata.
Bappeda Provinsi Gorontalo mengungkapkan bahwa infrastruktur jalan, irigasi, serta sarana dan prasarana penunjang wisata lainnya masih memerlukan perhatian serius.
Konsep pengembangan kawasan wisata dinilai perlu lebih terintegrasi. Untuk mendorong wisatawan datang ke Gorontalo, daerah harus mampu meningkatkan daya tarik melalui perbaikan amenitas (fasilitas penunjang), atraksi wisata, serta aksesibilitas yang memadai.
Bappeda juga menyoroti pentingnya pemanfaatan maksimal Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Gorontalo.
Dengan perencanaan yang matang, sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas, termasuk penyediaan lapangan kerja baru, peningkatan standar hidup masyarakat, hingga menjadi stimulan bagi sektor produktivitas lainnya.
Bappeda menilai, jika dikembangkan secara berkelanjutan, pariwisata bisa menjadi mesin penggerak ekonomi daerah yang sangat kuat.
Namun, ini memerlukan komitmen bersama, baik dari pemerintah, swasta, maupun masyarakat.
Dalam RPJPD 2025-2045, pemerintah daerah akan fokus pada pembangunan infrastruktur pendukung wisata, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan kawasan wisata berbasis potensi lokal.
Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Gorontalo sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia, sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi regional.
Majunya industri pariwisata sangat bergantung pada jumlah wisatawan yang datang.
Karena itu, selain membenahi infrastruktur, pemerintah juga akan memperkuat promosi digital untuk menjangkau pasar wisatawan domestik dan internasional.
Dengan pendekatan ini, Gorontalo optimis dapat mengembangkan sektor pariwisata secara signifikan dalam 20 tahun ke depan.(*) Adv