Pilkada Gorontalo
Ibu-Ibu di Bone Bolango Turun Tangan Bangun TPS untuk Pilkada Gorontalo
Antusiasme serupa juga tampak di Desa Helumo, Kecamatan Suwawa. Di TPS 002, ibu-ibu sibuk mendekorasi dengan kombinasi warna putih dan ungu yang menci
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Antusias-warga-lakukan-pembangunan-TPS-01-di-Desa-Huluduotamo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sejumlah ibu-ibu di Bone Bolango, ikut membantu Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) membangun Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Hal ini terlibat di Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa. Tampak ibu-ibu terlihat bersemangat mengangkut papan berukuran besar dari kendaraan bermotor jenis Viar ke lokasi pembangunan TPS 01.
Mereka bahu-membahu membawa material yang dibutuhkan untuk mendirikan TPS, menciptakan suasana kerja sama yang inspiratif.
“Luar biasa melihat semangat ibu-ibu yang terlibat aktif. Ini benar-benar menunjukkan kekompakan dan rasa tanggung jawab masyarakat dalam menyukseskan pemilu,” ujar Satrio Sahi, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Semangat ibu-ibu ini tidak hanya terlihat dalam pembangunan, tetapi juga dalam menghias TPS.
Di TPS 01, dekorasi bernuansa merah putih dipasang, memberikan sentuhan patriotik dan semangat nasionalisme.
"Dekorasi ini diharapkan menambah semarak dan memberikan kenyamanan bagi para pemilih," tambah Satrio.
Antusiasme serupa juga tampak di Desa Helumo, Kecamatan Suwawa. Di TPS 002, ibu-ibu sibuk mendekorasi dengan kombinasi warna putih dan ungu yang menciptakan suasana elegan.
"Warna ini dipilih untuk menciptakan kesan anggun dan memberikan pengalaman menyenangkan bagi pemilih," kata Ketua KPPS, Selfia Ndalongo.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan para ibu-ibu di Bone Bolango diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh masyarakat, Pilkada 2024 diharapkan berlangsung lancar, aman, dan sukses.
"DPT di TPS ini sebanyak 558, terdiri dari 272 laki-laki dan 286 perempuan. Kami ingin memastikan semua pemilih merasa nyaman saat memberikan suara," tutup Satrio.(*)