Sabtu, 14 Maret 2026

Berita Viral

Gegara Beda Pendapat, Timses Calon Bupati di Madura Dibacok hingga Tewas, Viral di Medsos

Seorang pendukung paslon di Madura Jawa Timur tewas dibacok, Minggu (17/11/2024).  Hanya karena pendapatnya tak sesuai dengan korban

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gegara Beda Pendapat, Timses Calon Bupati di Madura Dibacok hingga Tewas, Viral di Medsos
istimewa
Begini kronologi lengkap saksi salah satu paslon Pilkada Sampang 2024 tewas usai dikeroyok oleh segerombolang orang menggunakan celurit, Minggu (17/11/2024) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Tim Sukses (Timses) jadi bahan amukan hanya karena beda pendapat.

Bahkan Timses ini dibacok hingga tewas tak bernyawa oleh beberapa oknum yang tidak suka dengan pendapat yang dikeluarkan oleh Timses ini.

Gegara pendapatnya tak sesuai dengan korban, mereka langsung menghajar tanpa pandang bulu.

Mereka pun tampak memegang senjata tajm untuk menghabisi nyawa korban.

Aksi itupun sontak jadi tontonan warga sekitar.

Baca juga: Viral, Gegara Jatah Warisan yang Kurang, Adik Habisi Kakak dan Keponakannya di Surabaya

Ada pula beberapa warga yang mencoba melerai aksi mereka, namun tak berani dikarenakan adanya senjata tajam yang digunakan.

Bahkan aksi ini viral di media sosial.

Seorang pendukung paslon di Madura Jawa Timur tewas dibacok, Minggu (17/11/2024). 

Korban adalah Jimmy Sugito Putra.

Jimmy merupakan pendukung calon bupai dan wakil bupati nomor urut 2 Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh).

Jimmy tewas setelah mendapatkan sejumlah luka bacok di tubuhnya akibat senjata tajam pelaku pengeroyokan.

Video pembacokan viral di media sosial. 

Baca juga: Aksi Pencurian Motor di Masjid Viral, Pelaku Sampai Pura-pura Ambil Wudhu Agar Tak Ketahuan

Peristiwa pembacokan ini sempat diabadikan oleh warga yang berada di lokasi kejadian melalui handphone selulernya.

Terdapat beberapa potongan video yang beredar.

Kejadian paling mencekam saat korban dieksekusi oleh sejumlah pria lengkap dengan senjata tajam jenis celurit.

Terlihat sekitar 5 orang lebih memegang senjata tajam. 

Mereka mengeroyok korban di sebuah lokasi halaman luas dan beberapa di antaranya menyabetkan celurit ke tubuh korban.

Korban yang mengenakan sarung dan kopiah putih tersungkur di tanah akibat ulah pelaku.

Akibatnya, korban mengalami luka bacok di sekujur tubuh seperti di pinggang dan paha bagian belakang. 

Hingga akhirnya beberapa warga yang berada di lokasi kejadian mencoba untuk melerai.

Baca juga: Viral, Agus Korban Penyiraman Air keras Bisa Lihat Lagi Meski Burem, Penyebabnya Terkuak

Bahkan salah satu warga menggunakan bambu untuk memisahkan korban dengan para pelaku.

Belakangan diketahui korban adalah Jimmy Sugito Putra, salah satu saksi dari pasangan calon (Paslon) Pilkada Sampang 2024 nomor urut 2 Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh).

Kronologis Pengeroyokan

Dikutip dari TribunJatim.com, aksi pengeroyokan ini bermula pada Minggu (17/11/2024) saat Paslon Jimad Sakteh usai melaksanakan kunjungan ke salah satu kediaman tokoh agama di desa setempat.

Menurut keterangan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Jimad Sakteh, Surya Noviantoro, informasi yang didapat awalnya sempat ada pengadangan dari beberapa orang yang tidak bertanggung jawab kepada Paslon Jimat Sakteh.

Baca juga: Viral, Duta Sheila On 7 Diciduk Emak-emak, Naik Motor Listrik dan Tampil Bersahaja

"Setelah ada negosiasi, akhirnya pasangan Cclon kami bisa diamankan dan keluar dari lokasi," ujar Surya.

Namun tak lama kemudian diduga para pelaku mendatangi kediaman salah satu tokoh yang dikunjungi Paslon Jimat Sakteh. 

Para pelaku mendatangi Jimmy Sugito Putra (korban).

Mereka datang lengkap dengan senjata tajam jenis celurit.

Sedangkan korban tidak membawa senjata tajam jenis apapun.

"Kericuhan itu akhirnya menimbulkan korban jiwa, korban merupakan pendukung Paslon Jimat Sakteh," jelasnya.

Akibat dikeroyok korban mengalami sejumlah luka bacok di tubuhnya, sehingga nyawanya tak tertolong.

Kutuk Keras Peristiwa Pengeroyokan

Ketua DPD Partai Nasdem Sampang Surya Noviantoro ini juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu pendukung dan saksi Jimat Sakteh di Kecamatan Ketapang.

"Semoga atas kejadian ini keluarga korban (almarhum) diberikan kesabaran dan ketabahan," ujarnya.

Pihaknya juga mengecam keras tindakan kriminal tersebut dan menyayangkan peristiwa ini tidak dapat diantisipasi, serta dideteksi dini oleh pihak keamanan.

Dengan begitu, tim pemenangan Jimad Sakteh mendesak Kepolisian agar segera menindak tegas pelaku sekaligus otak kejadian tersebut. 

"Kami dari Paslon tim Jimad Sakteh siap bekerja sama dan membantu untuk segera mengungkap kejadian ini," tuturnya.

Pelaku Belum Ditangkap

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie saat dikonfirmasi TribunJatim.com membenarkan peristiwa pengeroyokan tersebut.

Namun dia belum bisa menjelaskan secara detail.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

"Saat ini kami masih melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi. Untuk pelaku belum diamankan," ujarnya.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul DETIK-DETIK Timses Calon Bupati di Madura Tewas Dibacok, Disaksikan Warga, Cuma Gegara Beda Pendapat

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved