Jumat, 27 Maret 2026

Berita Viral

Tak Hafal Ayat Al-Quran serta HP Disembunyikan, Ibu di Batam Tega Aniaya Anak Kandungnya

Seorang ibu di Batam, Kepulauan Riau tega menganiaya anak kandungnya karena tak hafal ayat Al-Quran hingga sembunyikan HP

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Tak Hafal Ayat Al-Quran serta HP Disembunyikan, Ibu di Batam Tega Aniaya Anak Kandungnya
Kolase Serambinews.com/TribunBatam
Marah HP-nya Disembunyikan, Ibu di Batam Tega Rantai Anaknya Sendiri, Akhirnya Kini Tidur di Penjara 

"Dan juga dia (korban) ada menyembunyikan handphone mamaknya. Cuma setelah kita tanya anaknya, dia ambil HP itu dia sengaja buka Youtube untuk mencari hafalan itu," kata Iptu Marihot Pakpahan.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal UU Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya aksi seorang ibu yang tega menganiaya dan mengikat tubuh anak kandung dengan rantai tengah viral di linimasa.

Belakangan ibu kejam itu mengurai pengakuan mengejutkan soal alasannya menyiksa sang putri kandung yang masih berusia 13 tahun tersebut.

Ternyata ada dua pemicu ibu kejam itu melakukan aksinya.

Untuk diketahui, aksi keji seorang ibu menyiksa anak kandungnya viral di linimasa hingga disorot anggota DPR RI Ahmad Sahroni.

Usut punya usut kejadian tersebut terjadi di wilayah Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Baca juga: Kronologi Bocah Perempuan Usia 7 Tahun Ditemukan Tewas, Diduga Korban Kekerasan

Dalam video yang dibagikan Ahmad Sahroni di Instagram-nya, terlihat seorang bocah perempuan sedang terduduk lesu di dekat pintu kontrakan.

Sembari memejamkan mata, bocah tersebut menahan kesakitan lantaran tubuhnya dipenuhi luka lebam.

Beruntung sang bocah diselamatkan oleh tetangga kosannya yang iba dengan korban.

Terlihat sang tetangga langsung menangis tatkala melihat tubuh korban dirantai.

"Apalah mamakmu ini Syifa. Kek mana ini bukanya," ujar tetangga korban.

Sambil merekam, tetangga itu pun terheran-heran dengan perangai ibunda korban yang kejam.

Alih-alih merintih kesakitan, korban justru tegar dan mengaku baik-baik saja padahal wajahnya babak belur.

"Harus ada bukti Syifa biar mamakmu. Kau diapain sama mamakmu Syifa. Kak Ipin takut kenapa-napa Syifa. Mamakmu Syifa," ungkap tetangga korban.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved