Sabtu, 21 Maret 2026

Gunung Lewotobi Meletus

Terinspirasi Wapres RI, Pengungsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Beri Nama Anaknya Gibran

Terinspirasi dari Wakil Presiden Republik Indonesia, salah satu pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki menamai anaknya Gibran. Yuk baca kisahnya.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Terinspirasi Wapres RI, Pengungsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Beri Nama Anaknya Gibran
Kompas.com/Dok. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengalami erupsi, pada Minggu (10/11/2024) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Terinspirasi dari Wakil Presiden Republik Indonesia, salah satu pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki menamai anaknya Gibran.

Katrina Kire Kwuta (25) bersama suami sengaja memberikan nama tersebut kepada anak yang baru lahirnya Gibran.

Sebab, menurutnya Wapres Gibran akan mengunjungi lokasi posko pengungsian Gunung Lewotobi Laki-laki.

Gunung Lewotobi saat ini masih terus terjadi erupsi.

Semburan magma yang memuat asap tebal itu terus melambung ke udara.

Sehingga para warga yang mendiami kaki gunung tersebut harus bersiam diri di tempat pengungsian.

Baca juga: Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Termasuk Katarina Kire Kwuta (25).

Perempuan ini terpaksa harus tinggal di tenda pengungsian akibat rumahnya di Nawakote, Kabupaten Flores Timur,  terdampak erupsi gunung Lewotobi Laki-laki.

Katarina juga melahirkan saat mengungsi.

Ia melahirkan anaknya di Puskesmas Lewolaga, Kecamatan Titihena Rabu (11/13/2024) dini hari sekitar pukul 01:00 Wita. 

Sebelum melakukan persalinan, warga Desa Nawakote tersebut dibawa petugas kesehatan ke Puskesmas Lewolaga dari posko pengungsian di Desa Kobasoma.

"Tadi malam pukul 01.00 lewat saya melahirkan, setelah bayi saya dibawa ke tenda pengungsian tadi pagi jam 11" ujar Katarina ditemui di tenda pengungsian.

Kurang lebih 10 jam ia dan bayinya berada di Puskemas Lewolaga.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Meletus hingga Pagi Ini, Status Ditingkatkan

Ia terpaksa kembali ke posko pengungsian bersama bayinya karena berdasarkan informasi dari petugas kesehatan Puskesmas tersebut sudah penuh.

"Kata petugas pasien terlalu banyak ibu hamil jadi kami bawa pulang ke sini," katanya 

Ia mengaku, anaknya sehat-sehat setelah diperiksa dokter di posko pengungsian.

Namun, Katarina tetap khawatir, buah hatinya itu kepanasan di tenda pengungsi yang sempit dan berdebu.

Sebelumnya Katarina dan suaminya Paulus Raka Tapun (35), sejak erupsi dasyat Gunung Lewotobi Laki-laki pada Senin 4 November 2024 lalu, mereka sempat mengungsi ke Desa Hikong Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.

Kemudian mereka dipindahkan ke Desa Kobasoma, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.

"Sebelumnya kami mengungsi ke Boganatar satu minggu, kemudian dipindahkan di sini," ujarnya.

Alasan Anaknya Diberi Nama Gibran

Katarina memberi nama Gibran untuk anak yang baru dilahirkannya.

csdvnlsnv lskcvn
Seorang bayi asal Desa Nawokote, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur tidur di posko pengungsian di Desa Kobasoma, Kecamatan Titehena pasca dilahirkan di Puskesmas Lewolaga, Rabu 13 November 2024 sekitar pukul 01:00 malam

Bukan tanpa sebab dirinya bersama suami memberi nama Gibran untuk bayi laki-lakinya.

Baca juga: Sejumlah Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Dievakuasi

Pemberian nama Gibran ini karena Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka akan memantau posko pengungsian di Kobasoma, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.

"Saya kasih nama Gibran karena besok Wakil Presiden RI Gibran mau datang kunjungi kami," ujar Katarina.

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Permukiman RI Maruarar Sirait menyampaikan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka akan meninjau langsung lokasi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, termasuk pengungsian warga.

Kata Maruarar, kunjungannya itu akan dilakukan di sela-sela agenda Gibran melakukan perjalanan dinas ke beberapa daerah.

"Bapak Wapres ada rencana ke Makassar, kemudian ke Toraja. Kemudian nanti akan langsung ke lapangan (lokasi Gunung Lewotobi Laki-Laki) dalam beberapa hari ini," kata Maruarar kepada awak media saat ditemui di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (12/11/2024).

Meski begitu, Maruarar belum dapat memastikan waktu atau tanggal pasti dari kunjungan tersebut.

Baca juga: Anak-Anak Jadi Korban Tewas Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki: Sempat Terjebak, Tertimpa Reruntuhan

Dirinya hanya memastikan kalau Gibran akan mulai melakukan kunjungan kerja dalam waktu dekat ini.

"Bisa dalam tiga hari ini yang pasti itu jadwalnya beliau," kata dia.

Aktivitas Gunung Lewotobi

Aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki belum memperlihatkan tanda-tanda menurun.

Gunung tersebut terus menerus erupsi disertai gemuruh kuat sejak Selasa malam.

Gemuruh kuat dari gunung Lewotobi Laki-laki ini dirasakan warga di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT.

Ada yang Meninggal

Pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang meninggal di tempat pengungsian kembali bertambah.

Kali ini pengungsi bernama Etalia Eni Tapun (78), warga Desa Nawakote, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tobias Puka, keluarga korban, mengungkapkan, Etalia meninggal di Kampung Natargahar, Desa Hikong, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka pada Kamis (14/11/2024).

"Dia meninggal tadi subuh sekitar pukul 04.00 Wita,” ucap Tobias saat dihubungi, Kamis.

Baca juga: Gunung Lewotobi Lakilaki di Flores, NTT Meletus, Dikabarkan 9 Orang Tewas

Tobias menuturkan, Etalia dan keluarga mengungsi ke Natargahar sejak Senin (4/11/2024). Sebelum mengungsi dia sudah menderita penyakit kanker dan tumor.

Namun selama di pengungsian kondisinya semakin parah. Pihak keluarga tidak bisa berbuat banyak, apalagi mereka juga adalah korban erupsi Gunung Lewotobi.

Tobias menambahkan Etalia akan dikuburkan di Natargahar. Dia berharap dukungan pemerintah.

"Saat ini kami sangat kesulitan, terutama peti jenazah. Semoga pemerintah bisa membantu kami,” ucapnya.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Namai Anaknya Gibran, Pengungsi Gunung Lewotobi Laki-laki Melahirkan Saat Mengungsi

Editor: Hasanudin Aco

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved