Sabtu, 7 Maret 2026

Gorontalo Half Marathon

Bikin Celaka Warga! Trotoar Berlubang di Kota Gorontalo Rupanya Proyek Mangkrak, Dananya Dikorupsi?

Pengakuan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Dikki Haryadi, saat diwawancarai oleh TribunGorontalo.com pada Selasa (29/10/2024)

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Bikin Celaka Warga! Trotoar Berlubang di Kota Gorontalo Rupanya Proyek Mangkrak, Dananya Dikorupsi?
GoogleMaps
Potret trotoar yang berlubang di Kota Gorontalo, tepatnya di depan kantor Lurah Biawao. Proyek yang didanai PEN ini rupanya proyek Mangkrak. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Gorontalo mengonfirmasi bahwa trotoar yang menjadi lokasi insiden peserta Gorontalo Half Marathon 2024 adalah proyek mangkrak.

Pengakuan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Dikki Haryadi, saat diwawancarai oleh TribunGorontalo.com pada Selasa (29/10/2024).

“Proyek tersebut termasuk proyek mangkrak. Tahun 2022," ungkap Dikki.

Menurutnya, proyek tersebut dibiayai oleh dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), namun gara-gara tak selesai, kasusnya kini di kejaksaan. 

"Saat ini kasunya sedang ditangani di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Gorontalo,” ungkap Dikki.

Dikki menjelaskan bahwa pihaknya tidak dapat melanjutkan atau menangani proyek tersebut.

Mengingat ada dugaan kasus korupsi dalam proyek itu yang masih berlangsung di Kejari Kota Gorontalo.

“Jadi untuk itu, penanganan proyek tersebut belum bisa kami lanjutkan karena mempertimbangkan bahwa proyek tersebut masih dalam proses penyidikan di Kejari Kota Gorontalo,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dikki menyebutkan bahwa untuk sekadar menutup area yang berbahaya dan memasang papan petunjuk, pihak PUPR harus meminta izin dari Kejari Kota Gorontalo.

“Terkait itu, kami akan coba berkoordinasi dengan pihak Kejari untuk meminta izin agar bisa segera menangani, meskipun dalam hal penanganan sementara,” tegasnya.

Menariknya, Dikki mengungkapkan bahwa pihak PUPR baru mengetahui insiden di trotoar tersebut setelah menerima informasi dari media.

“Kami sudah mengunjungi korban berdasarkan petunjuk dari Kadis PUPR Kota Gorontalo,” tambahnya.

Panitia Gorontalo Half Marathon Minta Maaf

Wahyudin Athar Katili menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang menimpa peserta Gorontalo Half Marathon 2024 pada 27 Oktober 2024 lalu. 

 “Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa salah satu peserta yang terdaftar resmi,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Provinsi Gorontalo tersebut.

Sebelumnya diketahui, seorang peserta Gorontalo Half Marathon 2024 mengalami insiden yang mengharuskannya mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Menyusul kejadian tersebut, korban melayangkan laporan resmi kepada panitia penyelenggara dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), menyoroti kondisi trotoar yang dianggap kurang layak.

Wahyudin menjelaskan bahwa pihak panitia telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo mengenai insiden ini.

Pihaknya bahkan sudah menghubungi keluarga korban. Dalam waktu dekat, perwakilan dari panitia juga akan menjenguk korban untuk memberikan dukungan.

“Kami menganggap ini sebagai peringatan untuk semua, termasuk pemerintah, bahwa fasilitas publik harus segera diperbaiki dan dipersiapkan dengan baik,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan Gorontalo Half Marathon ini, panitia telah melakukan persiapan yang matang, termasuk mensterilkan area rute utama lomba.

Namun, insiden terjadi di jalur akses masuk yang tidak termasuk dalam rute utama.

“Kami sudah mensterilkan lokasi sepanjang rute. Namun, peserta yang mengalami kecelakaan ini berada di luar rute utama lomba,” jelas Wahyudin.

Wahyudin juga mengungkapkan bahwa penerangan di sekitar lokasi kejadian sebenarnya sudah memadai, tetapi kemungkinan lampu dipadamkan karena sudah dini hari.

“Ketika kami cek, penerangan sudah optimal, namun kemungkinan dipadamkan karena sudah mau memasuki waktu subuh,” jelasnya.

Meski begitu, Wahyudin mewakili panitia menyampaikan permohonan maaf kepada peserta yang terdampak.

“Kami atas nama panitia memohon maaf sebesar-besarnya. Namanya musibah memang tidak dapat dihindari,” tutupnya.

Kadis PUPR Dipolisikan

Kepala dinas (Kadis) PUPR Kota Gorontalo dilaporkan oleh peserta Gorontalo Half Marathon.

Laporan itu merupakan buntut kecelakaan yang dialami Nurlaela Maksud.

Nurlaela mengalami patah rusuk akibat mengikuti Gorontalo Half Marathon pada Minggu (27/10/2024).

Ia terperosok jatuh di trotoar depan Kantor Lurah Biawao, Jalan 23 Januari, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Nurlaela tidak mengetahui jika terdapat lubang. Pasalnya, tidak ada papan penanda.

Minimnya penerangan membuat Nurlaela jatuh ke dalam lubang tersebut.

Suami Nurlaela Maksud, Nanang Masaudi bersama kuasa hukumnya melaporkan Kadis PUPR Kota Gorontalo dan panitia Gorontalo Half Marathon ke Polresta Gorontalo Kota.

Kuasa hukum korban, Ali Rajab, mengatakan pekerjaan trotoar itu sengaja dibiarkan terbuka.

"Biasanya kan pekerjaan begitu ada petunjuk, paling tidak ada pagar atau seng pembatas, supaya tidak dilewati pejalan kaki," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (28/10/2024) sore.  (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved