Kamis, 5 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

2 Ton Ikan Gorontalo Diekspor ke Singapura, Jepang, dan Thailand

Pelepasan ekspor ini dilakukan langsung oleh Pj Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, di halaman parkir Kargo Bandara Djalaluddin Tantu, Kabupaten Goro

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 2 Ton Ikan Gorontalo Diekspor ke Singapura, Jepang, dan  Thailand
eks TribunGorontalo.com
Pj Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin, didampingi Pj Bupati Gorontalo Utara Silla Botutihe dan Forkopimda lainnya saat meninjau produk perikanan yang akan di ekspor ke tiga negara tujuan, Senin, (28/10/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sebanyak 2.040 kilogram atau 2 ton produk ikan segar asal Gorontalo secara resmi diekspor ke Singapura, Jepang, dan Thailand pada Senin (28/10/2024).

Pelepasan ekspor ini dilakukan langsung oleh Pj Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, di halaman parkir Kargo Bandara Djalaluddin Tantu, Kabupaten Gorontalo.

Produk perikanan yang diekspor mencakup berbagai komoditas unggulan, seperti ikan kerapu, ikan tenggiri, kerang dara, dan ikan tuna, yang diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan laut Gorontalo ke kancah internasional.

Dalam sambutannya, Rudy mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam mewujudkan ekspor ini.

“Sejak Agustus 2024, ekspor melalui transportasi udara sudah mulai berjalan. Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan penghargaan kepada semua pihak yang berkontribusi, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga pihak bandara,” ujar Rudy.

Lebih lanjut, Rudy menegaskan pentingnya peran sektor swasta dalam mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo.

“Ekonomi daerah tidak bisa hanya mengandalkan fiskal dari pemerintah. Diperlukan partisipasi aktif sektor swasta untuk menciptakan kegiatan ekonomi seperti yang kita saksikan hari ini,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, ekspor dilakukan oleh beberapa perusahaan lokal yang berperan sebagai eksportir.

CV Adila Grup, misalnya, mengirimkan 20 koli kerang dara seberat 600 kilogram ke Thailand.

CV Gorontalo Fishery menyumbangkan ikan tenggiri sebanyak 15 koli dengan total berat 459 kilogram untuk pasar Singapura, diikuti oleh UD Fariz yang juga mengekspor ikan tenggiri dan ikan kerapu sebanyak 15 koli seberat 571 kilogram ke Singapura. 

Sementara itu, CV Berkat Adidaya mengirimkan 300 kilogram ikan tuna yang akan diterbangkan langsung ke Narita, Jepang.

Rudy menekankan bahwa kegiatan ekspor ini akan membawa dampak positif bagi Gorontalo, baik dalam membuka lapangan kerja baru maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah akan terus mendukung dan memfasilitasi para pelaku usaha untuk memperluas akses mereka ke pasar global, sehingga ekonomi Gorontalo bisa lebih maju dan kompetitif,” tegasnya.

Keseluruhan produk ekspor perikanan ini akan diterbangkan dengan dukungan dua maskapai, Garuda Indonesia dan Batik Air, yang membawa komoditas perikanan Gorontalo ke pasar internasional.

Acara pelepasan ekspor ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Pjs Bupati Gorontalo Utara Silla Botutihe, Danrem 133/NWB Brigjen TNI Hari Pahlawantoro, Kepala Bank Indonesia perwakilan Gorontalo Dian Nugraha, serta para kepala dinas terkait dari Dinas Perhubungan, Dinas Kominfotik, dan Dinas Komperdindag.

Hadir pula jajaran UPBU Bandara Djalaluddin, Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan, GM Angkasa Pura Logistik cabang Gorontalo, serta tamu undangan lainnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved