Gorontalo Half Marathon
Sosok Moh Hadrin Mahdang, Jawara Gorontalo Half Marathon 2024, 15 Menit Tembus Garis Finis
Moh Hadrin Mahdang keluar sebagai juara pertama lomba Half Marathon Gorontalo, Minggu (27/10/2024).
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/oh-Hadrin-Mahdang-hanya-membutuhkan-waktu-15-menit.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Moh Hadrin Mahdang keluar sebagai juara pertama lomba Gorontalo Half Marathon.
Hadrin hanya membutuhkan 15 menit untuk menembus garis finis.
Ia mengalahkan 1500 peserta lomba lari 5 kilometer tersebut.
"Alhamdulillah saya bersyukur atas pencapaian ini," kata Hadrin kepada TribunGorontalo.com, Minggu (27/10/2024).
Siapa Moh Hadrin Mahdang?
Hadrin (26) merupakan warga Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Ia mengaku pernah meraih medali perunggu lomba marathon di PON XXI Aceh 2024.
Hadrin berharap kompetisi lari terus dilaksanakan di Gorontalo.
"Semoga dengan adanya event-event ini, bisa memunculkan generasi -generasi baru untuk bisa mengikuti event-event nasional," ungkapnya.
Sebagai informasi, 2.200 pelari dari berbagai kalangan memeriahkan Kickoff Gorontalo Half Marathon di Lapangan Taruna Remaja, Minggu (27/10/2024) pagi.
Para pelari ini dilepas Pj Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin, dan Anggota DPR RI Rachmat Gobel.
Pantauan TribunGorontalo.com, ribuan pelari itu sudah stand by sejak pukul 03.00 Wita.
Mereka sudah bersiap di garis start pukul 04.00 Wita
Garis start Gorontalo Half Marathon tepat di Jalan Pangeran Kalengkongan atau disamping lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo.
Baca juga: Rachmat Gobel Ikut Gorontalo Half Marathon 2024, Apresiasi Dukungan PT Agit dan Gobel Group
27 Peserta Ditangani Medis
Ajang Gorontalo Half Marathon yang digelar di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo cukup menantang bagi fisik para peserta.
Kepala Markas PMI Provinsi Gorontalo, Ibrahim Yahya Radjak, mengungkapkan di antara ribuan pelari, sejumlah peserta memerlukan penanganan medis akibat kelelahan dan kram otot.
Tercatat sebanyak tiga orang dirujuk ke Rumah Sakit Aloei Saboe untuk observasi lebih lanjut.
Sementara 27 peserta lainnya mendapatkan perawatan langsung di posko kesehatan yang disediakan di sekitar garis finish.
“Sebanyak 27 peserta yang sudah kita tangani di posko ini, dan tiga lainnya kita rujuk ke Rumah Sakit Aloesaboe,” ungkap Ibrahim kepada TribunGorontalo.com saat ditemui di posko medis.
Menurutnya, sebagian peserta yang ditangani mengalami kram, kelelahan yang cukup parah, dan peningkatan detak jantung yang berlebihan setelah menempuh jarak lari yang panjang.
Untuk peserta yang keluhannya masih bisa ditangani langsung, dirawat di posko medis.
Sedangkan untuk tiga peserta lainnya yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dirujuk ke rumah sakit menggunakan ambulans.
(TribunGorontalo.com/Faisal Husuna/Nur Ainsyah Habibie)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.