Minggu, 8 Maret 2026

Human Interest Story

Perjalanan Sukses Iyan Towaka: Mengubah Hobi Menjadi Bisnis Barbershop yang Menguntungkan

Berawal dari kegemarannya memotong rambut saat masih di bangku sekolah menengah, kini ia berhasil merintis usaha barbershop yang berkembang pesat.

Tayang:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Perjalanan Sukses Iyan Towaka: Mengubah Hobi Menjadi Bisnis Barbershop yang Menguntungkan
FOTO: Faisal Husuna, TribunGorontalo.com
Iyan Towaka saat ditemui di barbershopnya. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Iyan Towaka, seorang pemuda asal Desa Toto Utara, Tilongkabila, Bone Bolango, adalah bukti nyata bahwa kesuksesan bisa dimulai dari hobi sederhana.

Berawal dari kegemarannya memotong rambut saat masih di bangku sekolah menengah, kini ia berhasil merintis usaha barbershop yang berkembang pesat.

Sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), Iyan sudah dikenal di kalangan teman-temannya sebagai tukang potong rambut andalan.

Tanpa meminta bayaran, Iyan dengan senang hati membantu teman-teman sekolahnya yang membutuhkan jasa pangkas rambut.

Dalam prosesnya, beberapa teman memberikan imbalan seperti uang atau traktiran makan, namun ada juga yang hanya mengucapkan terima kasih.

Baginya, memotong rambut teman-teman adalah hal yang menyenangkan dan dilakukan atas dasar persahabatan.

"Dulu saya memang hobi jadi tukang gunting teman-teman di sekolah, waktu SMP. Kadang ada yang kasih uang, ada juga yang tidak," kenangnya sambil tersenyum.

Kebiasaan tersebut terus berlanjut hingga ia masuk Sekolah Menengah Atas (SMA). Setelah lulus, Iyan mulai berpikir untuk menyalurkan hobinya tersebut ke arah yang lebih serius.

 Pada awal tahun 2021, ia memberanikan diri membuka barbershop kecil-kecilan. Berbekal modal pinjaman sebesar Rp 600 ribu dari sang kakak, ia memulai usaha pangkas rambutnya yang sederhana.

"Setelah lulus, saya beranikan diri untuk buka usaha barbershop ini. Alhamdulillah, didukung oleh kakak saya juga, dipinjamkan modal Rp 600 ribu," ujar Iyan penuh rasa syukur.

Kini, usahanya yang dimulai dari nol telah mengalami perkembangan signifikan. Beberapa teman sekolah yang dulu sering ia potong rambutnya kini menjadi pelanggan setia.

Harga yang ditawarkan di barbershop Iyan pun sangat terjangkau, hanya Rp 15 ribu per potong rambut. Meskipun harganya murah, Iyan sudah berhasil mengembalikan modal yang ia pinjam.

"Satu kali gunting Rp 15 ribu saja. Alhamdulillah, modal sudah bisa kembali," katanya.

Dalam sehari, Iyan mampu melayani sekitar 10 orang pelanggan, dengan pendapatan harian mencapai Rp 150 ribu atau lebih.

Kesuksesannya ini tak hanya memberinya penghasilan stabil, tapi juga membuka jalan bagi impian yang lebih besar.

Dari hasil usaha selama tiga tahun terakhir, Iyan sudah bisa membeli sebuah motor, dan ia berencana untuk memperluas barbershop miliknya agar bisa melayani lebih banyak pelanggan.

"Alhamdulillah, dari hasil itu saya sudah bisa beli motor. Saya juga ingin barbershop ini diperluas lagi," tutup Iyan dengan penuh optimisme.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved