Kabar Duka
Meninggal Diduga Kelelahan, Jenazah Amin Abdullah Komisioner Bawaslu Akan Diterbangkan ke Gorontalo
Informasi yang dikumpulkan TribunGorontalo.com, ia meningga di salah satu rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kabar-duka-dari-Bawaslu-Provinsi-Gorontalo-Amin-Abdullah-meninggal-dunia.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Komisioner Bawaslu Provinsi Gorontalo, Amin Abdullah, meninggal dunia pada Rabu (24/10/2024).
Informasi yang dikumpulkan TribunGorontalo.com, ia meningga di salah satu rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan.
Kabar duka ini disampaikan oleh rekan seprofesinya, John Hendri Purba, Komisioner Bawaslu Provinsi Gorontalo.
"Beliau wafat sekitar pukul 10.50 WITA," ujar John.
Ia menjelaskan, kondisi kesehatan almarhum menurun akibat kelelahan setelah menjalankan tugas pengawasan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang sangat intens.
"Pengawasan yang gencar dilakukan menjelang Pileg membuat waktu istirahat beliau sangat terbatas," ungkapnya.
Selain itu, Amin Abdullah sempat melakukan perjalanan ke Makassar untuk menjalani pemeriksaan kesehatan terkait masalah obesitas, yang juga memperberat kondisi kesehatannya.
Saat ini, jenazah almarhum tengah disiapkan untuk dipulangkan ke Gorontalo.
Menurut John, rencananya jenazah akan diberangkatkan besok dari Makassar dan dikebumikan di kediamannya di Kampung Jawa, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.
Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, telah berangkat menuju Makassar untuk mengurus pemulangan jenazah almarhum.
"Saya juga saat ini masih di Jakarta dan akan segera ke sana," tambah John.
Amin sebelumnya diketahui mengikuti Pelatihan Training of Trainer (TOT) untuk Modul Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Pemilihan 2024.
Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu di Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Sebagai informasi, Bawaslu Provinsi Gorontalo beranggotakan lima komisioner, yakni Idris Usuli sebagai ketua, John Hendri Purba, Lismawati Ibrahim, Moh Fadjri Arsyad, dan alm Amin Abdullah. (*)