Rabu, 11 Maret 2026

CPNS 2024

800 Peserta Ikut Ujian Seleksi CPNS Pemda Bolmut dan Kabupaten Gorontalo, Prosedur Ketat Diterapkan

Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Kabupaten Gorontalo

Tayang:
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 800 Peserta Ikut Ujian Seleksi CPNS Pemda Bolmut dan Kabupaten Gorontalo, Prosedur Ketat Diterapkan
TribunGorontalo.com/Nur Ainsyah Habibie
Para peserta tes seleksi CPNS 2024 menunggu giliran untuk masuk ruangan CAT di Asrama Haji Gorontalo pada Kamis (24/10/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Kabupaten Gorontalo berlangsungketat di Asrama Haji Gorontalo, Kamis (24/10/24).

Sebanyak 800 peserta dibagi menjadi empat sesi, dengan masing-masing sesi diikuti oleh 200 peserta. 

Ujian dimulai sejak pukul 08.00 Wita hingga sore nanti.

Para peserta menjalani proses registrasi selama 90 menit.

Setelah itu mereka menuju tempat penitipan barang, sterilisasi, dan body checking.

Suleman Rahim, Asisten Koordinator Wilayah, menjelaskan pentingnya kepatuhan peserta.

“Peserta dilarang membawa apapun ke dalam ruang ujian, kecuali kartu ujian dan identitas diri. Hal ini bertujuan untuk mencegah praktik kecurangan,” ungkap Suleman kepasa TribunGorontalo.com saat ditemui di lokasi ujian CPNS.

Larangan ini mencakup semua barang pribadi, termasuk tas, alat tulis, tisu, perhiasan, makanan, minuman, dan perhiasan. 

Panitia khawatir bahwa barang-barang tersebut bisa digunakan untuk melakukan kecurangan dalam ujian.

Pemeriksaan ketat dilakukan oleh panitia di pintu masuk ruang ujian, dengan petugas yang memastikan tidak ada peserta yang membawa benda terlarang.

Baca juga: Suasana Ujian CPNS di Gorontalo, Ribuan Peserta Bersaing di Tiga Kementerian

Meskipun ada kekhawatiran dari peserta terkait barang berharga yang harus ditinggalkan, panitia telah menyediakan loker penyimpanan yang aman. 

Suleman juga menambahkan bahwa panitia menjamin keamanan barang-barang peserta yang disimpan di loker yang telah disediakan. 

“Kami menjamin keamaan barang-barang peserta di loker. Namun jika peserta masih merasa ragu, mereka bisa menitipkan barang kepada panitia, dengan catatan peserta menghapal wajah panitia yang menerima titipan tersebut,” ujar Suleman. 

Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi peserta, mengingat banyaknya barang berharga yang tidak bisa dibawa masuk ke ruang ujian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved