Kamis, 12 Maret 2026

Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo

5 Fakta Terbaru Kecelakaan Pesawat SAM Air di Pohuwato Gorontalo, Black Box Jadi Kunci

Inilah sejumlah fakta terbaru soal kecelakaan pesawat SAM Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo pada Minggu (20/10/2024).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 5 Fakta Terbaru Kecelakaan Pesawat SAM Air di Pohuwato Gorontalo, Black Box Jadi Kunci
TribunGorontalo.com
Simak fakta-fakta terbaru kecelakaan pesawat SAM Air di Pohuwato, Gorontalo, Senin (22/10/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Inilah sejumlah fakta terbaru soal kecelakaan pesawat SAM Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo pada Minggu (20/10/2024).

Saat ini penyebab kecelakaan masih diselidiki.

Semua korban telah dikembalikan ke keluarganya masing-masing untuk dikebumikan.

Berikut 5 fakta terbaru kecelakaan pesawat SAM Air dirangkum TribunGorontalo.com, Selasa (22/10/2024).

Pesawat SAM Air Angkut Satu Penumpang

Foto Sri Meyke Male saat boarding pass di Bandara Djalaluddin (kiri). Wanita berusia 30 tahun ini jadi satu-satunya penumpang yang tewas dalam kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato, Minggu (20/10/2024).
Foto Sri Meyke Male saat boarding pass di Bandara Djalaluddin (kiri). Wanita berusia 30 tahun ini jadi satu-satunya penumpang yang tewas dalam kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato, Minggu (20/10/2024). (Tangkapan layar facebook)

Pesawat SAM Air hanya mengangkut satu penumpang saat insiden terjadi.

Penumpang itu adalah Sri Meyke Male (30) warga Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Wanita itu hendak ke Palu untuk menemui suaminya, Fandy Ahmad.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) ini lepas landas dari Bandara Gorontalo pada pukul 07:03 Wita.

Pesawat diperkiraan tiba (ETA) pada pukul 07:33 Wita.

Pesawat melakukan prosedur pendaratan melalui runway 27 dan melakukan go arround dengan belokan ke kiri pada menit ke 07.35 Wita.

Pesawat ditumpangi Sri Meyke Male ini jatuh sekitar 500 meter Bandara Panua Pohuwato.

Jadwal Keberangkatan Sempat Diubah

Fandy Ahmad, suami mendiang Sri Meyke Male korban kecelakaan pesawat SAM Air
Fandy Ahmad, suami mendiang Sri Meyke Male korban kecelakaan pesawat SAM Air (TribunGorontalo.com/Arianto)

Fandy Ahmad, suami dari mendiang Sri Meyke Male mengungkapkan bahwa jadwal keberangkatan pesawat SAM Air sempat diubah.

Hal itu diketahui Fandy ketika menerima pesan dari pihak SAM Air beberapa hari sebelum kejadian.

Istrinya dikabarkan batal berangkat pada Minggu (20/10/2024). 

"Sebenarnya penerbangan ini dibatalkan di hari Kamis karena spare part yang masih di Jakarta, saya dapat informasi dari agen SAM Air," ungkap Fandy kepada TribunGorontalo.com, Senin (21/10/2024).

Info perubahan jadwal itu pun diteruskan Fandy kepada sang istri, Sri Meyke Male

"Sekitar satu dua hari, tiba-tiba dia (Sri Meyke Male) dapat tiket penerbangan di hari Minggu (20 Oktober 2024). Jadwalnya di hari Minggu dan Senin, istri saya ambil di hari Minggu," tukasnya.

Fandy lantas merasa heran. Sepengetahuannya, pihak SAM Air berdalih masih menunggu spare part masih di Jakarta. 

"Saya telepon dia, minta memastikan kembali jadwal penerbangan, jangan sampai di-cancel seperti yang hari Kamis. karena yang saya tahu spare part belum ada," ucapnya.

Namun seperti diketahui, Meyke akhirnya berangkat sesuai jadwal ditentukan.

Hingga akhirnya Meyke gagal bertemu suaminya di Palu karena menjadi korban kecelakaan pesawat SAM Air.

Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Pemakaman Korban Pesawat SAM Air – Banjir Bandang di Desa Huangobotu

Jenazah Kru Pesawat SAM Air Dipulangkan ke Daerah Asal

Pilot SAM Air alm. M Saefurubi A yang biasa dipanggil Pupung.
Pilot SAM Air alm. M Saefurubi A yang biasa dipanggil Pupung. (tangkapan layar)

Tiga kru pesawat Sam Air telah dipulangkan ke daerah masing-masing.

Korban kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato itu antara lain Pilot Capt M Saefurubi A, First Officer M Arthur VG, mekanik Budijanto.

Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani melalui Kabag Humas DJU, Moh Khusnu, mengatakan tiga korban diberangkatkan menggunakan pesawat Batik Air sekira pukul 08.40 Wita, Senin (21/10/2024).

Pilot dan First Officer berasal dari Tangerang, sedangkan sang mekanik berasal dari Balikpapan.

Ketiga jenazah menggunakan rute penerbangan Gorontalo-Jakarta.

Setibanya di Jakarta, jenazah Budijanto langsung diberangkatkan ke Balik Papan.

Adapun satu korban, Sri Meyke Male, telah dijemput keluarga dan dimakamkan Senin (21/10/2024) pagi di pekuburan keluarga, Jl Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Baca juga: Candaan Sri Meyke Male soal Jatuhnya Pesawat Tuan rumah Akan Jadi Orang Kaya

KNKT Periksa Black Box Pesawat SAM Air

Polres Pohuwato bersama tim gabungan melakukan investigasi di lokasi jatuhnya pesawat SAM Air.
Polres Pohuwato bersama tim gabungan melakukan investigasi di lokasi jatuhnya pesawat SAM Air. (TribunGorontalo.com)

Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai memeriksa black box (kotak hitam) pesawat Sam Air. 

Kotak hitam ini bisa menjadi kunci untuk mengetahui pasti penyebab jatuhnya pesawat.

Pesawat jenis PK-SMH itu jatuh sekitar 500 meter dari bandara Panua Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Minggu (20/10/2024) pagi Wita.

Petugas terbang dari Jakarta ke Gorontalo untuk mengambil black box pada Senin (21/10/ 2024) kemarin.

"Petugas yang akan mengambil kotak hitam tersebut yakni berasal dari Jakarta dan sementara perjalanan ke Gorontalo," ungkap anggota tim pengamanan kepada TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).

Sedari kemarin TNI/Polri mulai mensterilkan lokasi jatuhnya pesawat.

Tidak ada warga diizinkan masuk area TKP selain petugas penyelidikan dan pengamanan.

Adapun barang bawaan milik korban dijaga oleh pihak berwenang.

Olah TKP dihadiri Komandan Korem 133/Nani Wartabone dan Kapolda Gorontalo.

Sekitar 100 TNI/Polri menjaga TKP hingga kawasan Bandara Panua Pohuwato.

Baca juga: Permintaan Terakhir Sri Meyke Male sebelum Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato Gorontalo

Detik-detik Pesawat SAM Air Jatuh di Area Bandara Panua

Simak detik-detik pesawat Sam Air jatuh di tambak warga, sekitar 500 meter dari landasan pacu Bandara Panua Pohuwato, Minggu (20/10/2024).
Simak detik-detik pesawat Sam Air jatuh di tambak warga, sekitar 500 meter dari landasan pacu Bandara Panua Pohuwato, Minggu (20/10/2024). (Kolase TribunGorontalo.com)

Belakangan beredar video yang diduga pesawat Sam Air jenis PK-SMH saat jatuh di area tambak milik warga di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Insiden ini sempat terekam kamera handphone warga di sekitar lokasi kejadian.

Dalam video 1 menit 19 detik itu, seorang pria terdengar bercakap-cakap dengan rekannya menggunakan bahasa bugis. 

Pria yang diduga pekerja tambak udang itu terus merekam pesawat Sam Air yang terlihat berputar-putar di kawasan landasan pacu Bandara Panua Pohuwato.

Tak berapa lama kemudian, pesawat Sam Air itu tiba-tiba menukik tajam dan menghantam tanah.

Sontak perekam pun panik dan berteriak meminta pertolongan.

Sebelumnya, warga Kecamatan Randangan mengaku melihat pesawat Sam Air sesaat sebelum kecelakaan.

Ia melihat pesawat jenis PK-SMH itu berputar-putar beberapa menit di kawasan Bandara Panua.

Namun karena menganggap itu hal biasa, ia pun tak menghiraukannya.

Ia juga mendengar suara gemuruh sebelum pesawat Sam Air jatuh di kawasan tambak, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Minggu (20/10/2024).

Pria ini tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian atau 900 meter dari titik jatuhnya pesawat.

"Saya saat itu sedang menaburkan pupuk untuk tanaman, tak lama setelahnya saya mendengar suara gemuruh serta suara orang minta tolong," ungkap pria yang tak ingin disebutkan namanya tersebut.

Setelah mendengar suara orang minta tolong, ia langsung lari ke arah datangnya suara.

"Saya berlari, tapi sudah melihat asap dan setelah lebih dekat lagi, pesawat sudah jatuh," ungkapnya.

Namun dirinya tidak berani mendekat ke tempat pesawat jatuh.

"Saya takut dan tidak berani kesana jadi saya kembali ke pondok," ujarnya.

Selang beberapa menit kemudian anggota TNI/Polri mulai berdatangan.


Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved