Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo
Suami Ungkap Keganjilan Jadwal Pesawat SAM Air di Gorontalo, Harusnya Sri Meyke Male Batal Berangkat
Fandy Ahmad, suami Sri Meyke Male mengungkapkan keganjilan pada jadwal pesawat SAM Air.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fandy-Ahmad-suami-mendiang-Sri-Meyke-Male.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Fandy Ahmad, suami Sri Meyke Male mengungkapkan keganjilan pada jadwal pesawat SAM Air.
Menurut Fandy, sejatinya mendiang istrinya itu batal berangkat pada Minggu(20/10/2024).
Pihak SAM Air pun menjadwalkan penerbangan Meyke pada Kamis (24/10/2024).
"Sebenarnya penerbangan ini dibatalkan di hari Kamis karena spare part yang masih di Jakarta, saya dapat informasi dari agen SAM Air," ungkap Fandy kepada TribunGorontalo.com, Senin (21/10/2024).
Info perubahan jadwal itu pun diteruskan Fandy kepada sang istri, Sry Meyke Male.
"Sekitar satu dua hari, tiba tiba dia (Sry Meyke Male) dapat tiket penerbangan di hari Minggu (20 Oktober 2024). Jadwalnya di hari Minggu dan Senin, istri saya ambil di hari Minggu," tukasnya.
Fandy lantas merasa heran. Sepengetahuannya, pihak SAM Air berdalih masih menunggu spare part masih di Jakarta.
"Saya telepon dia, minta memastikan kembali jadwal penerbangan, jangan sampai di-cancel seperti yang hari Kamis. karena yang saya tahu sparepart belum ada," ucapnya.
Namun seperti diketahui, Meyke akhirnya berangkat sesuai jadwal ditentukan.
Hingga akhirnya Meyke gagal bertemu suaminya di Palu karena pesawat Sam Air jatuh di kawasan Bandara Panua Pohuwato.
Baca juga: Candaan Sri Meyke Male soal Jatuhnya Pesawat Tuan rumah Akan Jadi Orang Kaya
Kehilangan Belahan Jiwa
Peristiwa nahas itu menyisakan luka mendalam bagi Fandy.
Ia mengaku sangat menyayangi istrinya tersebut.
"Dari semua, dia yang nomor satu, mau dari orang tua, saya pilih dia," ungkap Fandy.
Pria yang bekerja sebagai petugas PLN itu mengatakan istrinya selalu bersamanya.
"Kalau saya tugas di sini, tidak pernah pisah. Mau kemana, pergi pasar, sama-sama, mau nongkrong sama teman-teman saya, pasti ada dia," tandasnya.
Permintaan Terakhir
Fandy Ahmad, suami Sri Mayke Male mengungkapkan keinginan terakhir mendiang istri sebelum meninggal dunia.
Sri Meyke merupakan korban kecelakaan pesawat SAM Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada Minggu (21/10/2024) pagi.
Fandy menyebut sang istri sering mengatakan keinginannya untuk pulang.
"Tiap hari yang keluar dari mulutnya itu, pengen pulang, pengen pulang," ungkap Fandy kepada TribunGorontalo.com seusai prosesi pemakaman pada Senin (21/10/2024).
Namun keinginan sang istri itu harus tertunda karena menunggu ulang tahun anak.
Kata Fandy, Meyke sangat ingin pergi ke Palu, Sulawesi Tengah.
Diketahui Fandy adalah karyawan PLN di Palu.
Saat kejadian, Meyke menunggu kedatangan sang istri. Selama ini keduanya menjalin hubungan jarak jauh (LDR).
"Kita tiap hari kontak itu hampir tiap menit, selama ini kita berhubungan jarak jauh ini, video call ini tidak pernah putus," ujarnya.
Fandy tersentak ketika mendengar kabar istrinya jadi korban kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato.
"Sekitar 09.02 Wita saya menunggu kedatangan istri, tiba tiba HP bunyi dari orang rumah kasih info pesawat jatuh," tuturnya.
Fandy sontak mengemas barang-barangnya dan bergegas menuju Pohuwato.
Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke rumah duka di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Diberitakan sebelumnya, pesawat SAM Air jatuh di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Minggu (20/10/2024).
Pesawat dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) ini lepas landas dari Bandara Gorontalo pada pukul 07:03 Wita.
Pesawat diperkiraan tiba (ETA) pada pukul 07:33 Wita.
Pesawat melakukan prosedur pendaratan melalui runway 27 dan melakukan go arround dengan belokan ke kiri pada menit ke 07.35 Wita.
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.