Sabtu, 14 Maret 2026

Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo

Ega Habibie Kenang Mendiang Sri Meyke Male 'Suka Membuat Orang Tertawa'

Sri merupakan korban kecelakaan pesawat Sam Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato pada Minggu (20/10/2024) pagi Wita.

Tayang:
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Ega Habibie Kenang Mendiang Sri Meyke Male 'Suka Membuat Orang Tertawa'
Istimewa
Sri Meyke Male bersama susaminya 

Tidak hanya karena kebaikan hatinya, tetapi juga karena ia selalu berusaha menciptakan suasana yang penuh dengan kebahagiaan. 

“Kak Mey itu benar-benar kakak sekaligus sahabat yang selalu bikin kita merasa disambut. Di mana pun dia berada, suasananya jadi lebih cerah. Sekarang, tidak ada lagi Mey dengan tawa riangnya,” lanjutnya.

Kehilangan Sri Meyke Male menjadi duka mendalam bagi mereka yang mengenalnya, terutama bagi teman-teman dekat seperti Ega Habibie dan Ica Abdjul.

Mereka kehilangan sosok teman yang selalu hadir dengan keceriaan dan kebaikan hati, meninggalkan kenangan yang tak tergantikan.

Kini, semua kenangan itu akan terus hidup dalam hati keluarga, teman, dan kerabat Mey. 

Meski ia telah tiada, hal-hal baik berupa cinta, tawa, dan keramahan yang dibagikan Mey kepada orang-orang di sekitarnya akan selalu dikenang. 

“Semua tentang kak Mey akan selamanya abadi dalam ingatan kami semua,” pungkas Ica.

Baca juga: Hari Ini KNKT Periksa Black Box Pesawat Sam Air yang Jatuh di Pohuwato Gorontalo

Sri Meyke Dimakamkan

Mendiang Sri Meyke Male dimakamkan di pekuburan keluarga pagi ini, Senin (21/10/2024).
Mendiang Sri Meyke Male dimakamkan di pekuburan keluarga pagi ini, Senin (21/10/2024). (TribunGorontalo.com/Nur Ainsyah Habibie)

Sri Meyke Male baru saja dimakamkam sekira pukul 08.50 Wita, Senin (21/10/2024).

Ratusan warga mengantarkan Meyke ke tempat peristirahatan terakhirnya di Jl Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Suasana haru biru menyelimuti rumah duka sejak prosesi shalat jenazah Sri Meyke Male.

Dalam prosesi shalat jenazah tersebut, suami Sri (Fandy Ahmad) tidak ikut bergabung dalam barisan jamaah. 

Sang suami terlihat memeluk erat putra bungsunya yang masih kecil, sementara air mata terus mengucur di wajahnya. 

Tangis keluarga almarhumah pun semakin pecah saat jamaah memulai takbir shalat jenazah. 

Suara isak tangis menggema di antara doa-doa yang dipanjatkan oleh para pelayat yang hadir.

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved