Tribun Podcast

Hamzah Idrus Rencana Latih Gen Z di Bone Bolango Pakai Alat Berat dan Welder

Melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Insan Gorontalo, miliknya, Hamzah akan membuka pelatihan pengembangan skill secara bertahap yang ditujukan

|
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Hamzah Idrus, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo saat podcast di Studio TribunGorontalo.com, Jumat (11/10/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, menginisiasi langkah strategis untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja, khususnya generasi muda di Bone Bolango.

Melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Insan Gorontalo, miliknya, Hamzah akan membuka pelatihan pengembangan skill secara bertahap yang ditujukan kepada sedikitnya 875 peserta dari berbagai desa di wilayah tersebut.

"Tahap pertama pelatihan akan menyasar Gen Z di Bone Bolango, dengan perwakilan sebanyak lima orang dari masing-masing desa atau kelurahan. Total ada 175 desa yang terlibat," ujar Hamzah dalam sesi podcast di Studio TribunGorontalo.com, Jumat (11/10/2024).

Lebih lanjut, Hamzah menjelaskan bahwa perwakilan dari setiap desa harus berasal dari setiap dusun, memastikan distribusi peserta yang merata.

Pelatihan ini akan dibagi dalam tiga kelas utama yang dirancang sesuai kebutuhan industri: pelatihan operator alat berat, pelatihan welder (pengelasan), dan pelatihan administrasi perkantoran khusus bagi perempuan.

Hamzah optimis bahwa keahlian yang akan diajarkan di tiga bidang ini dapat membuka peluang kerja lebih besar, terutama di sektor-sektor industri yang berkembang pesat.

Saat ini, tim LPK Bina Insan Gorontalo tengah menyelesaikan modul pelatihan yang akan menjadi pedoman bagi para peserta.

Setelah modul selesai, pelatihan pertama akan dimulai di Kecamatan Bone, wilayah paling timur dari Kabupaten Bone Bolango.

Hamzah juga memastikan bahwa pihaknya akan memfasilitasi akomodasi peserta dengan membawa tim pelatih serta perangkat pelatihan langsung ke setiap kecamatan.

"Kami ingin mempermudah peserta, jadi tim kami yang akan turun langsung ke kecamatan-kecamatan," tambah Hamzah.

Menurut Hamzah, tantangan utama di Gorontalo bukanlah kurangnya tenaga kerja, melainkan kurangnya keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar.

Dengan pelatihan yang dirancang secara komprehensif ini, ia berharap bisa menjembatani kesenjangan keterampilan tersebut dan menyiapkan angkatan kerja yang siap bersaing di pasar kerja.

Pelatihan tahap pertama ini ditargetkan selesai dalam satu tahun. Jika berhasil, program serupa akan diperluas ke daerah-daerah lain di Provinsi Gorontalo.

"Ini langkah awal, tapi kami berharap dampaknya bisa menjangkau lebih luas," pungkas Hamzah.

Program ini diharapkan dapat memberikan angkatan kerja muda di Bone Bolango keunggulan kompetitif di dunia kerja, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Gorontalo melalui tenaga kerja yang lebih terampil dan siap pakai. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved