Info CPNS Gorontalo
Peserta Ujian CPNS Kabupaten Gorontalo Bakal "Disikat" Panitia Jika Bawa Jimat
Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Djefriyanto Nusi, Senin (30/9/2024).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/jfjk.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM,Gorontalo -- Panitia ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tak menolerir peserta yang bawa jimat.
Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Djefriyanto Nusi, Senin (30/9/2024).
Menurutnya, panitia tidak akan mengizinkan jika ada yang membawa masuk alat-alat yang tak diizinkan sesuai aturan.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada saat pemeriksaan maka akan ditahan," kata Djefriyanto Nusi.
Selain itu Djefriyanto menuturkan secara umum juga peserta harus menggunakan pakaian yang rapih.
Peserta juga harus menggunakan putih-hitam serta menggunakan sepatu sesuai standar biasa pada umumnya.
"Kalau dilarang itu akan diumumkan kembali," katanya.
3.816 Lolos Administrasi
Sebanyak 3.816 pendaftar Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Gorontalo dinyatakan lolos berkas.
Jumlah pendaftar lolos berkas itu diungkapkan oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Mohamad Juffry Damima, Senin (30/9/2024).
"Jadi setelah massa sanggah ini, perbaikan terakhir Memenuhi Syarat (MS) 3.816 pendaftar," ungkapnya.
Sementara itu, masih ada sebanyak 371 pendaftar Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Sebelumnya, 371 orang ini sudah diberikan waktu untuk melakukan perbaikan berkas dari tanggal 19-21 September 2024.
"Pansel telah memberikan massa sanggah dan kami menjawab sanggah tersebut,"ujarnya.
Namun, meski sudah diberi waktu sanggah, sebanyak 371 pendaftar tetap dinyatakan TMS berdasarkan pengumuman per 24 September 2024 kemarin.