Bapppeda Gorontalo
Bappeda Rancang Pembangunan Provinsi Gorontalo dalam 20 Tahun
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo merancang pembangunan daerah dalam 20 tahun.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo merancang pembangunan daerah dalam 20 tahun.
Hal itu tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) yang telah dirumuskan oleh Bapppeda.
Perda tersebut adalah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Gorontalo 2025-2045.
Pembagian periode itu merujuk pada panduan tahapan pencapaian visi dan misi Provinsi Gorontalo.
Dimulai pada periode pertama yakni penguatan pondasi transformasi, akselerasi transformasi, pemantapan pembangunan transformasi, dan terakhir adalah perwujudan pembangunan transformasi dalam mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.
Berikut ini empat periode pentahapan implementasi RPJPD Provinsi Gorontalo 2025-2045.
Periode I (2025-2029)
Pelaksanaan Periode I RPJPD merupakan pelaksanaan penguatan pondasi transformasi pembangunan, pada tahap ini pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 4,7 persen per tahun.
Tahapan awal ini diwujudkan melalui; Transformasi social focus pada pemenuhan pelayanan dasar/kesehatan, pendidikan dan perlindungan social.
Transformasi ekonomi fokus pada penguatan proses hilirisasi berbasis sumber daya alam (SDA) serta penguatan riset inovasi dan produktivitas tenaga kerja.
Transformasi tata kelola fokus pada kelembagaan tepat fungsi, dan kolaboratif, peningkatan kualitas ASN, regulasi yang efektif, digitalisasi pelayanan publik, peningkatan demokrasi dan pemberdayaan masyarakat sipil.
Supremasi hukum, stabilitas dan kepemimpinan fokus pada memperkuat supremasi hukum dan stabilitas daerah.
Ketahanan sosial Budaya dan ekologi fokus pada penguatan ketahanan social budaya dan ekologi sebagai landasan pelaksanaan pembangunan.
Periode II (2030-2034)
Pelaksanaan periode II RPJPD menjadi tahapan akselerasi dalam mewujudkan transformasi pembangunan.
Di fase ini harapkan pertumbuhan ekonomi semakin baik di kisaran 5,5 persen per tahun.
Fase ini akan diwujudkan melalui; transformasi sosial fokus pada mempercepat pembangunan SDM yang berkualitas dan inklusif.
Transformasi Ekonomi fokus pada peningkatan produktivitas secara massif dan perluasan sumber pertumbuhan ekonomi.
Transformasi tata Kelola focus pada SDM ASN yang berkualitas, regulasi berbasis teknologi-informatif, demokrasi yang lebih baik dan masyarakat sipil partisipatif.
Supremasi hukum, stabilitas dan Kepemimpinan fokus pada memantapkan supremasi hukum dan stabilitas daerah.
Ketahanan sosial budaya dan ekologi fokus pada memantapkan ketahanan sosial budaya dan ekologi sebagai pendorong pembangunan sosial ekonomi yang inklusif.
Baca juga: Pembangunan Stasiun Kereta Api Masuk Proyeksi Bapppeda Gorontalo dalam RPJPD 2025-2045
Periode III (2034-2039)
Pelaksanaan periode III RPJPD menjadi tahapan penguatan dan pemantapan pembangunan transformasi.
Pada tahapan ini pertumbuhan ekonomi di prediksi berada dikisaran 5,8 persen per tahun yang akan diwujudkan melalui; Transformasi sosial fokus pada penguatan daya saing SDM dan kesejahteraan.
Transformasi Ekonomi fokus pada pemantapan struktur perekonomian yang berkualitas berbasis sumber daya alam (SDA), serta peningkatan eksport. Transformasi tata kelola fokus pada kelembagaan yang adaptif, sumber daya manusia ASN yang kompetitif, demokrasi yang lebih modern, regulasi adaptif dan masyarakat sipil mandiri.
Supremasi hukum, stabilitas dan kepemimpinan fokus pada meneguhkan supremasi hukum dan stabilitas daerah ketahanan sosial budaya dan elekologi fokus pada mewujudkan ketangguhan masayarakat beserta alam dan lingkungan dalam menghadapi berbagai perubahan.
Periode IV (2040-2045)
Periode terakhir RPJPD menjadi tahapan dalam upaya mewujudkan pembangunan transformasi Gorontalo untuk mendukung pencapaian Indonesia emas 2045.
Pada tahap ini, pertumbuhan ekonomi berada dikisaran 6,1 persen per tahun.
Fase ini akan diwujudkan melalui; Transformasi Sosial mewujudkan masayarakat Gorontalo yang unggul.
Transformasi ekonomi fokus pada perwujudan pertumbuhan ekonomi daerah yang inkusif dan
berkelanjutan dengan pendapatan masyarakat yang meningkat. Transformasi tata kelola fokus pada mewujudkan regulasi dan tata Kelola yang berintegritas dan adaptif.
Supremasi hukum, stabilitas dan kepemimpinan focus pada mewujudkan Gorontalo sebagaidaerah yang aman, damai dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Ketahanan sosial budaya dan ekologi fokus pada mewujudkan Gorontalo sebagai daerah yang maju dan berkelanjutan dalam mengimplementasikan fokus pembangunan tersebut, maka dirumuskan arah kebijakan dan sasaran pokok.
Arah kebijakan pembangunan jangka panjang daerah disusun tidak lagi dengan pendekatan perbidang, namun mengedepankan agenda utama pembangunan yang lebih menjamin terlaksananya kolaborasi dalam pembangunan untuk mewujudkan visi misi pembangunan jangka panjang daerah. (Adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kantor-Bapppeda-Provinsi-Gorontalo-Jl-By-Pass-Tamalate-Kecamatan-Kota-Timur-Kota-Gorontalo.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.