Berita Viral
Pria Disabilitas Ini Habiskan 50 Jam Susun Lego jadi Replika Kapal Titanic
Ia juga berharap karyanya bisa menginspirasi orang-orang dengan keterbatasan yang sama untuk terus berkarya, meskipun menghadapi banyak rintangan.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-pria-disabilitas-selesaikan-ribuan-lego-jadi-Kapal-Titanic.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – DJ Calvert, seorang pria disabilitas yang dikenal sebagai "Lego Man," baru saja menyelesaikan salah satu karya terbesar dalam hidupnya.
Ia membuat replika Titanic setinggi empat setengah kaki yang terbuat dari ribuan balok Lego.
Butuh 50 jam dan empat minggu bagi Calvert untuk menyelesaikan model skala kapal legendaris tersebut.
Meskipun lahir tanpa lengan hingga siku dan kaki hingga lutut, Calvert tidak membiarkan keterbatasan fisiknya menghalangi kecintaannya pada Lego.
Dengan menggunakan obeng, pinset, dan bahkan giginya untuk membuka kantong-kantong balok, ia mampu mengatasi tantangan fisiknya dan menyelesaikan proyek ini dengan penuh dedikasi.
Sejak usia delapan tahun, setelah menerima set Lego pertamanya, Calvert menganggap hobinya ini sebagai terapi.
Hingga kini, ia telah merakit lebih dari 200 set dan masih memiliki banyak set yang siap dirakit.
"Lego memang tidak dirancang untuk orang dengan disabilitas seperti saya, tetapi saya tetap menikmatinya," ungkap Calvert.
Replika Titanic ini merupakan set Lego terbesar ketiga yang pernah dirilis, dengan 9.090 potongan balok dan dibanderol dengan harga £450.
Kapal Titanic, yang terkenal karena tenggelam pada pelayaran perdananya di tahun 1912, menjadi inspirasi utama Calvert dalam proyek terbarunya ini.
Calvert berharap dapat memamerkan karyanya di Brick Show Ireland di Letterkenny bulan depan.
Ia juga berharap karyanya bisa menginspirasi orang-orang dengan keterbatasan yang sama untuk terus berkarya, meskipun menghadapi banyak rintangan.
"Saya ingin menunjukkan bahwa siapa pun bisa melakukan hal besar, meskipun harus menghadapi tantangan," tambahnya. (*)