Gorontalo Memilih
Cerita Adhan Dambea : Kisah Masa SD hingga Pernah Jadi Wali Kota Gorontalo
Adhan Dambea merupakan tokoh politik terkenal di Provinsi Gorontalo. Ia sempat menjadi anggota DPRD Kota Gorontalo dua periode sejak tahun 1999-2008.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Adhan-Dambea-menceritakan-masa-kecilnya-di-program-podcast-TribunGorontalocom.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Adhan Dambea merupakan tokoh politik terkenal di Provinsi Gorontalo.
Ia sempat menjadi anggota DPRD Kota Gorontalo dua periode sejak tahun 1999 - 2008.
Di periode kedua, ia terangkat sebagai Ketua DRPD Kota Gorontalo.
Adhan Dambea dan Feriyanto Mayulu terpilih menjadi Wali Kota Gorontalo periode 2008-2013.
Adhan juga pernah mengikuti Pileg 2019 dan dilantik jadi anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2019-2024.
Masa Kecil
Melalui podcast TribunGorontalo.com, Adhan menceritakan masa kecilnya.
Pria kelahiran 7 Juni 1958 ini memulai pendidikan sekolah dasar di Desa Luwo'o Kecamatan Telaga.
Pendidikannya SD nya tak berjalan mulus. Ia mengaku pernah dikeluarkan karena memukul guru.
Bukan tanpa alasan, Adhan saat itu ia dijewer oleh gurunya karena tak mengerjakan tugas aljabar (matematika).
Ia juga pernah mengajak teman-temannya bolos (meninggalkan mata pelajaran) jika guru terlambat masuk kelas.
"Itulah gambaran kehidupan saya saat itu," kenang Adhan.
Meski dikeluarkan dari sekolah Adhan tak putus asa. Adhan lantas mengikuti program pendidikan kesetaraan pada 1976 hingga 1977.
Tahun 1980, Adhan masuk penerimaan pegawai kantor Kelurahan di Kota Gorontalo.
"Iya saya pegawai dan saya berhenti tahun 1994," tukasnya.
Baca juga: Cerita Hamzah Isa: Cita-cita Jadi Pilot Kini Jadi Calon Gubernur Gorontalo