Herson Taha Meninggal Dunia
Penjabat Gubernur Gorontalo Serahkan Penghargaan untuk Mendiang Herson Taha
Penjabat Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin memberikan penghargaan kepada mendiang Herson Taha.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pj-Gubernur-Gorontalo-Rudy-Salahuddin-menyerahkan-pernghargaan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Penjabat Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin memberikan penghargaan kepada mendiang Herson Taha.
Piagam itu diterima langsung oleh istri Herson Taha saat takziah hari kelima meninggalnya almarhum pelatih sepak takraw Gorontalo.
Herson Taha dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam menorehkan prestasi atas nama Provinsi Gorontalo.
“Pak Gubernur berpesan kepada pihak keluarga untuk sabar menghadapi musibah ini. Anak-anak almarhum yang juga punya bakat sepak takraw diminta konsisten berlatih untuk meneruskan kiprah almarhum,” kata Kadis Pemuda dan Olahraga Wahyudin Katili, Kamis (19/9/2024).
Herson diketahui wafat kala mendampingi tim sepak takraw Gorontalo di PON XXII Aceh – Sumut pada Sabtu (14/9/2024) dini hari WIB.
Menurut Wahyudin, Herson Taha telah menemukan bakat dari atlet sepak takraw.
“Almarhum dikenal adalah sosok yang bertalenta mencetak atlet-atlet berkualitas yang dibina di PPLP. Ia mampu menemukan bakat atlet dan mengembangkannya hingga meraih prestasi. Mudah-mudahan semangat ini bisa dilanjutkan oleh generasi penerusnya,” imbuhnya.
Ia berharap semua anak didik Herson Taha bisa menorehkan prestasi seperti harapan sang pelatih.
"Mudah-mudahan semangat ini bisa dilanjutkan oleh generasi penerusnya,” pungkasnya.
Baca juga: Abdul Halim Radjiu Kenang Mendiang Herson Taha Sosok di Balik Kesuksesan Tim Sepak Takraw Gorontalo
Profil Herson Taha
Herson Taha lahir pada 4 Oktober 1972 di Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo
Ia berasal dari keluarga yang berkecimpung di dunia sepak takraw.
Herson sudah mengenal dan menekuni olahraga ini sejak kecil.
Ia tumbuh di lingkungan yang sangat dekat dengan olahraga ini, di mana ayahnya juga seorang atlet sepak takraw.
Pendidikan
- Sekolah Dasar: SDN 1 Limehe Timur (memulai ketertarikan pada sepak takraw sejak kelas 4 SD)
- Sekolah Menengah Pertama: SMP Negeri 2 Limboto
- Sekolah Menengah Atas: SMK Nusantara (sudah menjadi atlet profesional saat duduk di bangku SMA)
- Pendidikan Tinggi: Universitas Negeri Gorontalo, jurusan Kepelatihan Olahraga