Jumat, 13 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Saripudin, Alumnus Teknik Elektro Universitas Negeri Gorontalo Peraih Beasiswa S2

Saripudin sosok mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berhasil meraih beasiswa Strata-2 (S2) dari Kominfo RI

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Saripudin, Alumnus Teknik Elektro Universitas Negeri Gorontalo Peraih Beasiswa S2
Dok pribadi
Saripudin mahasiswa lulusan Universitas Negeri Gorontalo peraih beasiswa Kominfo RI 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Saripudin sosok alumnus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berhasil meraih beasiswa Strata-2 (S2) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 

Ia berkesempatan melanjutkan studinya di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Kepada TribunGorontalo.com, Saripudin mengaku bersyukur karena bisa mewujudkan impiannya.

"Beasiswa program pemerintah dapat membantu kami meraih impian, saya berharap beasiswa seperti ini banyak di berikan kepada mereka yang memiliki niat dan tekad kuat melanjutkan studi," ungkap Saripudin kepada TribunGorontalo.com, Rabu (18/9/2024).

Biografi

Saripudin terlahir dari keluarga sederhana.

Ia merupakan anak kandung pasangan Sudi Tayo dan Farida. Kedua orang tuanya merupakan petani di Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Keluarga ini hidup dengan kesederhanaan dan penuh perjuangan, tetapi nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan semangat pantang menyerah selalu tertanam kuat dalam diri Saripudin sejak kecil.

"Meskipun tumbuh dalam kondisi terbatas, saya selalu memiliki tekad yang besar untuk mengubah nasib dan memberikan yang terbaik bagi keluarga," terangnya.

Ketika menginjak usia dewasa, Saripudin memutuskan untuk merantau ke Gorontalo demi melanjutkan pendidikannya.

Pada tahun 2017, Saripudin diterima sebagai mahasiswa S1 Teknik Elektro di Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo melalui jalur Beasiswa Bidikmisi.

Bagi Saripudin, ini adalah langkah awal dalam menggapai cita-citanya sejak masih bersekolah di SMK Negeri 1 Tolitoli.

Selama masa kuliah, Saripudin selalu berusaha untuk tidak terlalu membebani kedua orang tuanya.

Ia menyadari betul bahwa biaya kuliah dan kehidupan sehari-hari di perantauan bukanlah hal yang murah. 
Dengan tekad kuat, Saripudin mencari berbagai cara untuk mandiri secara finansial.

"Saya mengambil pekerjaan paruh waktu untuk meringankan beban ekonomi keluarganya. Meskipun jadwal kuliah padat, saya tetap berhasil menjaga keseimbangan antara belajar dan bekerja," ucapnya.

Keuletan dan tanggung jawab yang ditunjukkan Saripudin menjadikannya dirinya bisa menyelesaikan studinya tepat waktu dengan nilai memuaskan.

Di tengah segala kesibukan dan tantangan yang dihadapinya, Saripudin selalu menyimpan mimpi besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia sangat ingin melanjutkan studi S-2 Teknik Elektro.

Baca juga: Cerita Mbak Hartini, Penjual Jamu di Kabupaten Gorontalo Sukses Biayai Anaknya jadi Polisi dan Bidan

Saripudin percaya ilmu yang lebih mendalam dapat membuatnya berkontribusi untuk kemajuan teknologi di Indonesia.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Surabaya, kata Saripudin, selalu menjadi perguruan tinggi impiannya sejak dahulu.

Pada tahun 2024 Saripudin berhasil menyelesaikan studi S-1 Teknik Elektro-Elektronika di Universitas Negeri Gorontalo.

Gelar ini tidak hanya menjadi bukti dedikasi dan kerja kerasnya, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mewujudkan impiannya. 

Di tengah kebahagiaan itu, Saripudin terus berusaha mencari peluang beasiswa untuk melanjutkan studi S2, padahal ia sedang bekerja di BAPPEDA LITBANG di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

"Saya mengikuti berbagai proses seleksi dengan harapan bisa meringankan beban biaya pendidikan di masa depan," jelasnya.

Pada Agustus 2024, Saripudin  dinyatakan lulus dalam program beasiswa dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) untuk melanjutkan studi S2 di bidang Teknik Elektro-Telematika.

Bahagia dan haru terus mengalir lantaran beasiswa ini membawanya ke kampus yang selama ini ia impikan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Surabaya.

Baca juga: Begini Cara Mengecek Dana Beasiswa PIP Kemendikbud September 2024

"Kabar gembira ini menjadi puncak dari segala perjuangan yang telah saya lalui selama ini," tegasnya.

Kebahagiaan bukan hanya milik Saripudin, tetapi juga bagi kedua orang tuanya yang telah memberikan dukungan penuh, meskipun hanya dari kejauhan.

"Mereka turut menyaksikan anaknya bahagia karena berhasil meraih impian melanjutkan studi S2 di Surabaya," paparnya.

Selain itu, terdapat pula pihak yang selalu mendukung Saripudin dalam memberikan rekomendasi perkuliahan, tujuan kampus, dan lain-lainnya.

"Terima kasih kepada kepada Pak Basir Noho sekalu Asisten II, Ibu Roswaty Agus selaku Kelapa BAPPEDA LITBANG, Pak Azwar Lahusin selaku ASN BAPPPEDA LITBANG yang telah dianggap sebagai orang tua ditanah rantau, Ibu Fuji selaku Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah BAPPEDA LITBANG Kabupaten Bone Bolango, dan pihak lain yang tidak dapat saya sebutkan semua," tandasnya. 

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved