Walima Gorontalo
Potret Kemeriahan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di Masjid Besar Ar-Rahman Telaga
Dengan semangat kebersamaan dan tradisi yang kuat, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Telaga tidak hanya memperkuat ikatan sosial masyarak
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Anak-anak-menungguTolangga-pada-prosesi-Walima-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo—Kehidupan di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, dipenuhi dengan suasana khidmat dan ceria pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah.
Diketahui, prosesi Walima Gorontalo seperti tahun-tahun sebelumnya digelar di Masjid Besar Ar-Rahman, Desa Bulila, Senin, 16 September 2024.
Sejak pagi hari sekitar pukul 07.00 Wita, masjid dipenuhi oleh jamaah, terutama anak-anak yang sangat antusias menunggu pembagian Walima atau Tolangga, sebuah tradisi khas yang selalu dinantikan.
Walima, yang juga dikenal sebagai Tolangga, merupakan wadah mini berbentuk kubus yang diisi dengan berbagai jenis makanan dan cemilan, menambah kemeriahan acara.
Imam Masjid Ar-Rahman, Farhan Kiayi, menjelaskan bahwa kegiatan perayaan Maulid dimulai sejak malam sebelumnya dengan acara dikili atau dzikir.
“Pada malam peringatan Maulid Nabi, kami melakukan dikili, diikuti dengan doa bersama di pagi hari. Setelah itu, kami membagikan Walima yang telah dipersiapkan oleh panitia,” ungkap Farhan.
Kemeriahan acara Maulid kali ini terasa sangat meriah, hingga panitia harus bekerja keras untuk mengatur anak-anak yang antusias menunggu jatah Walima mereka.
Meski ada tantangan dalam mengatur kerumunan, acara berlangsung lancar dan penuh rasa syukur hingga prosesi doa bersama diakhiri.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Kecamatan Telaga turut ambil bagian dalam kegiatan ini, menandai masjid tersebut sebagai pembuka doa Maulid di tahun 2024.
Menurut rencana, esok harinya, perayaan Maulid akan dilanjutkan di masjid-masjid masing-masing desa di Kecamatan Telaga.
Dengan semangat kebersamaan dan tradisi yang kuat, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Telaga tidak hanya memperkuat ikatan sosial masyarakat, tetapi juga meneguhkan komitmen mereka dalam menjaga warisan budaya dan spiritual. (*)