Selasa, 17 Maret 2026

Gorontalo Terkini

Sampah Menumpuk di Perbatasan Desa Mohungo dan Desa Pentadu Timur, Warga Resah

Dengan adanya keluhan warga ini, diharapkan pemerintah daerah segera bertindak cepat untuk mengatasi permasalahan sampah di Desa Mohungo dan sekitarny

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sampah Menumpuk di Perbatasan Desa Mohungo dan Desa Pentadu Timur, Warga Resah
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
Tumpukan sampah di bahu jalan Boalemo, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, BoalemoTumpukan sampah di perbatasan Desa Mohungo dan Desa Pentadu Timur, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menjadi sorotan warga.

Sudah enam bulan lamanya sampah ini tidak dibersihkan, dan lokasinya berada di sepanjang jalan menuju Tempat Pelelangan Ikan Tilamuta.

Ahmad Latinapa, salah satu warga setempat, mengungkapkan keluhannya terkait situasi ini. Setiap hari, ia melewati jalur tersebut saat menuju pelelangan ikan.

"Sudah sekitar enam bulan sampah ini dibiarkan menumpuk, tidak pernah dibersihkan," kata Ahmad kepada TribunGorontalo.com.

Ahmad juga mengungkapkan rasa tidak nyaman akibat serangga yang berasal dari tumpukan sampah itu.

"Setiap lewat, saya pasti berurusan dengan lalat. Banyak sekali lalat di sini, sangat menjijikkan. Belum lagi bau busuk yang menyengat," tambahnya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk membersihkan lokasi tersebut.

"Hal yang paling penting saat ini adalah membersihkan tempat ini," ujarnya dengan tegas.

Keluhan serupa disampaikan oleh Rijal Husain, warga lainnya. Rijal mengingatkan bahwa Desa Mohungo merupakan daerah yang rawan banjir.

Ia khawatir tumpukan sampah ini bisa memperparah situasi saat banjir tiba.

"Kalau sampah ini dibiarkan, air banjir bisa saja membawa sampah-sampah ini dan menyebarkan penyakit," kata Rijal.

Rijal juga pernah turun tangan membersihkan area tersebut bersama warga lainnya.

"Saya sempat membantu beberapa lansia membersihkan sampah di sini. Miris melihat kondisi ini. Mobil pengangkut sampah sudah disediakan oleh pemerintah, tapi kenapa tidak digunakan untuk membersihkan sampah di jalan ini?" keluhnya.

Meskipun warga sudah berupaya membersihkan, sampah tetap saja menumpuk kembali.

"Kami sudah bersihkan sampai tuntas, bahkan kami bakar, tapi esoknya sampah ada lagi," tambahnya dengan kecewa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved