Viral Nasional
Mengaku Ditinju Paspampres saat Berfoto dengan Presiden Jokowi, Mahasiswa Samarinda: Untung gak Mati
Pria bernama Yulianus Agung itu mengaku kesakitan setelah bogem mentah Paspampres mendarat di dadanya.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Momen-Yulianus-Agung-saat-berfoto-dengan-Presiden-Jokowi.jpg)
"Itu Presiden Republik Indonesia dan Presiden rakyat Indonesia, kenapa saya harus dihantam sama Paspampres?," tanyanya.
Apalagi kata dia, Presiden Jokowi malah tak masalah saat ia mendekat dan meminta foto. Ia pun menyesalkan sikap Paspampres.
Yulianus mengaku sudah sangat sopan sehingga tak terima dan syok akibat perlakuan Paspampres terhadap dirinya.
"Presiden bukan punya mereka saja, saya sudah minta dengan hormat, sa sudah datang dengan sopan, sa juga sudah minta maaf, kenapa saya harus dihantam, gak boleh begitu," curhat Yulianus.
Menurutnya, Paspampres mestinya tidak main hantam masyarakat. Jika diberitahu baik-baik, ia rasa akan mengerti.
"Gak boleh begitu, saya gak tahu Paspampresnya siapa, tapi saya mahasiswa hukum, saya begini karena itu Presiden saya," celotenya.
"Paspampres menjaga Presiden dan melindungi rakyat, kalau main hantam hantaman ini Negara hukum pak, dan ini videonya lengkap dan saya dihantam pun ada, saya sudah minta maaf tapi saya masih dihantam sama Paspampresnya, untuk info Samarinda sampaikan atau viralkan video ini, saya begini datang minta foto sama Presiden kan karena itu Presiden saya, saya mahasiswa hukum pak Universitas Mulawarman, saya juga udah minta maaf kalau itu salah tapi jangan dihantam dipukul sayanya, saya gak tahu siapa, intinya dia pasukan Presiden, terima kasih," pungkasnya.(*)