Senin, 9 Maret 2026

Konflik Galian C Bone Bolango

BREAKING NEWS: Warga Huangobotu Gorontalo Blokade Jalan, Tuntut Janji PT Rahmat Simpati Jaya

Puluhan warga Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango Gorontalo memblokade jalanan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: Warga Huangobotu Gorontalo Blokade Jalan, Tuntut Janji PT Rahmat Simpati Jaya
TribunGorontalo.com/Arianto
Momen warga Huangobotu menutup jalan menuju lokasi galian C milik PT Rahmat Simpati Jaya pada Jumat (6/9/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango – Puluhan warga Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango Gorontalo memblokade jalanan. 

Mereka menuntut janji PT Rahmat Simpati Jaya untuk membuat tanggul di Desa Huangobotu.

Abdurrahman Lasalusu, warga setempat, mengatakan janji pembuatan tanggul sudah enam tahun lamanya. Warga sudah cukup sabar menunggu janji tersebut. 

"Tapi dengan saat ini tidak juga terealisasi, padahal janji di awal seperti itu," jelasnya.

Menurut Abdurrahman, tidak adanya tanggul membuat masyarakat khawatir.

"Makanya kami melakukan protes dengan menutup jalan, karena yang bahaya kami," ucapnya.

Abdurrahman menyebut dampak galian c (penggalian bebatuan) semakin menggerus wilayah permukiman warga.

Bahkan bagian dapur milik warga telah tergerus sungai.

"Janji tanggul ini harus direalisasikan agar masyarakat aman dan nyaman," terangnya.

Pepi Rahman, warga Huangobotu, mengatakan janji pembangunan tanggul terjadi saat awal pendirian perusahaan galian c. 

Awalnya warga menolak, namun PT Rahmat Simpati Jaya berhasil meyakinkan masyarakat berkat dimediasi DPRD Bone Bolango. 

"Ada enam janji yang diungkapkan kemarin, bahkan anggota dewan bilang harus dipenuhi janji tersebut, karena janji itu makanya izin keluar dari PTSP Gorontalo," jelasnya.

Kata Abdurrahman, masyarakat akhirnya setuju pendirian perusahaan galian c. Akan tetapi, sudah enam tahun berjalan janji-janji kepada masyarakat tak kunjung direalisasikan PT Rahmat Simpati Jaya.

Penutupan jalan pun sering dilakukan karena kekecewaan masyarakat.

Sementara itu pengawas perusahaan galian c, Kaharudin, mengatakan tak pernah ada janji pembuatan tanggul kepada masyarakat. 

"Saya sudah tanya sama pimpinan, tak pernah ada janji itu. Kalau ada janji harusnya ada hitam di atas putih, ada surat tertulis," tandasnya. 

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved